SMP Negeri 3 Lubukbasung Berbenah Menuju Adiwiyata Mandiri

Lubukbasung, KABA12.com — SMP Negeri 3 Lubukbasung kabupaten Agam, tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi dua agenda penilaian yang bergengsi. Penilaian untuk Lomba UKS tingkat Provinsi Sumatera Barat pada bulan Mei dan penilaian sekolah Adiwiyata Mandiri pada Oktober 2018 mendatang.

Kepala SMPN 3 Lubukbasung, Rusdi didampingi Wakil Bidang Kurikulum Sisri Rusydi baru-baru ini pada KABA12.com mengatakan, untuk mempersiapkan itu semua seluruh elemen sekolah dan OPD terkait ikut serta berpartisipasi.

“Kita tengah persiapkan sekolah untuk penilaian Adiwiyata Mandiri dan Lomba UKS tingkat Provinsi Sumatera Barat. Dimana seluruh elemen sekolah termasuk komite dan OPD terkait ikut membantu dan membenahi sekolah agar nyaman, asri, bersih, sehat, rapi dan indah,” ujarnya.

Rusdi menjelaskan, untuk menghadapi penilaian tersebut pihaknya dari jauh-jauh hari sudah mulai mempersiapkan seluruh indikator-indikator yang akan dinilai nantinya. Diantaranya, meningkatkan kebersihan, membuat hutan sekolah, merecycle limbah sampah menjadi barang bermanfaat dan pembenahan fisik lainnya, serta membina 10 SMP untuk menjadi sekolah adiwiyata.

“Pada dasarnya sekolah Adiwiyata dan UKS saling berkaitan yakni bagaimana upaya sekolah untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, indah, sehat, rindang dan nyaman bagi Seluruh awak sekolah. Ini akan membutuhkan anggaran dan tenaga yang tidak sedikit, jadi diperlukan sinergitas seluruh elemen sekolah dan OPD terkait agar SMPN 3 yang berada di jantung kota Lubukbasung ini bisa menjadi yang terbaik pada penilaian tersebut,” jelasnya.

Ditambahkan Sisri, pihak sekolah juga akan membuat Kran Air Siap Minum di taman sekolah sebagai program unggulan dalam penilaian nantinya. Untuk mewujudkan hal tersebut, pihaknya akan bekerjasama dengan PDAM Tirta Antokan Agam.

“Kita sudah tetapkan program unggulan dalam penilaian nantinya, yaitu sekolah menyediakan Kran Air Siap Minum. Rancangannya akan dibentuk satu titik tempat di taman sekolah dengan banyak kran, sehingga anak-anak bisa langsung minum air disana jika kehausan,” tambahnya.

Tidak hanya itu, pihak SMP Negeri 3 Lubukbasung juga akan menerapkan aturan baku tentang Sekolah Bebas Asap dan Puntung Rokok, “hal ini sangat urgent sekali untuk penilaian, karena kita ada pengalaman buruk pada penilaian sebelumnya, tim penilai menemukan puntung rokok di sekolah dan itu sangat mempengaruhi nilai nantinya, ini yang akan sekolah pertegas, termasuk mengimbau aparat pemerintah untuk tidak lagi merokok ditempat umum, karena itu akan dicontoh anak-anak,” ulasnya.

(Jaswit)

0Shares