Lubukbasung,kaba12 — Untuk makin memanjakan pasien dengan pelayanan terbaik, cepat, mudah dan humanis, RSUD Lubukbasung mulai menerapkan aplikasi layanan baru Sistim Informasi Manajemen Rumah Sakit Generic Open Sourse (SIMRS GOS).
Aplikasi layanan yang terintegrasi ke sistim SATUSEHAT Departemen Kesehatan itu, diyakini sesuai dengan kebutuhan manajemen RSUD Lubukbasung yang terus berupaya berbenah dan memberi pelayanan medis terbaik untuk para pasien, termasuk dalam menjawab transpormasi digital kesehatan secara nasional sesuai program strategis Agam Melayani.
Seperti dijelaskan dr.Riko Krisman,Sp,An, Direktur RSUD Lubukbasung kepada kaba12 yang menyebut, aplikasi gratis milik Depkes RI itu, diyakini cocok dengan kebutuhan program pelayanan yang diharapkan masyarakat di rumah sakit.

Pasalnya, secara mudah,cepat dan seluruh data terintegrasi secara nasional dalam platform SATUSEHAT Departemen Kesehatan, bahkan untuk pengelolaannya, rumah sakit bisa mengembangkan fitur layanan secara mandiri.
Penerapan aplikasi itu, ulasnya ditetapkan dengan SK Direktur RSUD Lubukbasung No.15 RSUD 2026, tanggal 11 Mei 2026, yang diluncurkan Senin, (11/5/2026), yang proses penerapannya langsung diaplikasikan dengan menggunakan data pasien dari dipindahkan dari sistim yang ada sebelumnya.


Disebutkan dr.Riko Krisman, pihaknya sudah cukup lama mempersiapkan langkah-langkah sebelum menerapkan aplikasi SIMRS GOS, termasuk antisipasi dampak terhadap proses migrasi data pasien dari sistim sebelumnya dengan memberlakukan pelayanan secara manual sampai sistim SIMRS GOS betul-betul bisa beroperasi optimal.
Ditegaskan, sistim layanan terbaru yang terintegrasi ke departemen kesehatan RI itu, bahkan connect secara langsung sistim layanan BPJS Kesehatan, akan semakin mempermudah masyarakat untuk mendapatkan pelayanan medis di RSUD Lubukbasung,baik mulai proses pendaftaran, rujukan, rekam medis, pelayanan apotik dan sistim lain.


“Kita berharap, masyarakat khususnya para pasien, dalam proses masa transisi dan migrasi data ke sistim aplikasi SIMRS GOS bisa bersabar, karena prosesnya cukup memakan waktu, karena jumlah pasien yang terdata juga sangat banyak. Mudah-mudahan bisa berlangsung cepat, “ulasnya.
(HARMEN)