Lubukbasung, kaba12.com — Masyarakat kabupaten Agam diminta sikapi kasus kabut asap yang mulai selimuti wilayah kabupaten Agam dengan bijak dan cerdas.
Potensi kabut asap yang merugikan kesehatan, yang beberapa hari terakhir mulai menguatirkan masyarakat, menyusul mulai menyebarnya asap ke wilayah Sumbar dampak kebakaran lahan dan hutan di propinsi Riau ke kabupaten Agam itu.

Asisten I Sekab Agam Rahman,S,Ip, MM menjawab kaba12.com menyebutkan, Pemkab Agam, sudah membuat himbauan pada seluruh masyarakat untuk mewaspadai dampak kabut asap yang sudah memasuki wilayah kabupaten Agam, termasuk sudah menerjunkan tim untuk mendeteksi kualitas udara di seluruh wilayah Agam.
Sesuai himbauan bupati Agam, ulas Rahman, masyarakat diminta menyikapi kondisi itu dengan bijak , terutama dengan mengunnakan masker saat berada di luar ruangan serta mengurangi aktivitas di luar rumah dan ikut memantau kondisi lingkungan serta melaporkan pada pihak terkait jika ada kegiatan yang merugikan dan mengganggu kenyamanan.
” Kita sudah instruksikan pembagian masker pada masyarakat, dan secara medis, Dinkes dan jajarannya diminta memantau kondisi kesehatan masyarakat di wilayah kabupaten Agam ,” tegas Rahman.
Menyikapi kondisi udara dua hari terakhir, kondisi kabut asap masih reletif tinggi namun belum berada pada level berbahaya,” namun kami berharap, masyarakat waspada, pakai masker, kurangi aktivitas di luar ruangan dan banyak konsumsi air putih,” sebut Rahman mengulas.
Kondisi udara di wilayah Barat kabupaten Agam sendiri diinformasikan dua hari terakhir mulai dipenuhi kabut asap dan mulai meresahkan masyarakat.
HARMEN
