Lubukbasung,kaba12.com — Banyaknya hewan buas yang berada dikawasan hutan, pihak BKSDA menghimbau agar masyarakat
Hal itu disampaikan agar masyarakat tidak diserang hewan buas, seperti yang terjadi tahun sebelumnya.
Kepala Seksi Wilayah I BKSDA Sumbar, Khairi Ramadhan didampingi Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Resor Agam, Ade Putra di Lubukbasung, Jumat (11/1)tahun 2018, terjadi satu kasus serangan hewan buas jenis beruang madu atau Helarctos Malayanus di Agam.
Korban atas nama Anto (24) warga Cumateh, Jorong Sungai Jariang, Nagari Lubukbasung, Kabupaten Agam, diserang beruang saat melakukan aktifitas berburu babi tidak jauh dari rumahnya.
Saat itu, korban sedang berjalan di kawasan APL dengan satu ekor anjing miliknya. Tiba-tiba korban dan anjing miliknya diserang beruang dengan tinggi sekitar 80 centimeter.
“Korban mengalami luka pada bagian hidung dan kaki sebelah kanan. Sementara anjing korban juga mengalami luka dan korban melarikan diri bersama kawan-kawannya yang sedang berburu di lokasi itu,” katanya.
Sebelumnya, salah seorang peserta berburu babi atas nama Hendri (27) juga diserang beruang madu di Labu Pacah, Jorong Empat Garagahan, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubukbasung pada Desember 2017. Korban mengalami luka serius pada bagian kakinya.
(Jaswit)
