Lubukbasung,kaba12.-
Semangat para pemuda yang tergabung dalam organisasi Gempita Perumnas Talago Lubukbasung yang mengimplemen
-tasikan program unggulan Pemkab.Agam, “Bangkik Dari Surau”yang memusatkan berbagai kegiatan pemuda di masjid ( surau ) diapresiasi Kepala Badan Kesbangpol Agam H.Bambang Warsito.
Pasalnya, para pemuda yang didukung para tokoh masyarakat di kompleks perumahan tersebut, beberapa waktu belakangan intensif melakukan berbagai kegiatan positif dengan memusatkan masjid Nurul Ikhlas Talago sebagai pusat kegiatan, tidka hanya sosialisasi, rapat-rapat, kegiatan pembinaan generasimuda, termasuk pelatihan pasambahan yang digelar 2 kali dalam sepekan.
Bahkan, secara khusus H.Bambang Warsito,Kepala Badan Kesbangpol Agam itu sengaja menghadiri pelatihan rutin pasambahan di kompleks masjid Nurul Ikhlas Talago, Rabu, (25/6) malam,usai kegiatan sosialisasi bahaya narkoba yang digelar pihaknya di masjid tersebut.
Kepada kaba12, Bambang Warsito menyebutkan, pihaknya mengapresiasi para pemuda dan tokoh masyarakat yang mendorong masjid dijadikan sentral kegiatan para pemuda,termasuk pelatihan pasaman yang seluruhnya diikuti para pemuda kompleks Perumnas Talago.
Disebutkan Bambang Warsito, terutama dan program yang dilakukan para pemuda itu, sepenuhnya jabatan dari harapan Bupati Agam yang menelurkan program unggulan Bangkik Dari Surau,dimana para pemuda dan masyarakat menjadikan masjid sebagai sentral aktivitas, tidak hanya kegiatan ibadah, tapi juga pembinaan mental generasimuda, kegiatan adat dan budaya serta berbagai aktivitas positif lain.
“Kami mengapresiasi hal itu, kegiatan itu mesti jadi teladan dan harus terus ditingkatkan, karena memang generasimuda harus didorong untuk selalu aktif dalam berbagai kegiatan positif. Kami mendorong hal-hal seperti ini. Kegiatan ini, sangata efektif dalam menangkal berbagai pengaruh buruk yang merugikan, termasuk narkoba, “tegasnya serius.
Kepala Badan Kesbangpol Agam itu berharap,para pemuda yang tergabung dalam Gempita bisa terus memaksimalkan berbagai kegiatan yang saat ini sudah terlaksana, termasuk melahirkan kegiatan lain, yang melibatkan lebih banyak kalangan pemuda, tidak hanya kegiatan keagamaan, olahraga, adat dan budaya, termasuk seni tradisi yang harus dijaga dan dilestarikan.-HARMEN.-
