Sungaipua,kaba12 — Kepedulian berbagai kalangan terhadap musibah yang melanda warga di 5 kecamatan akibat hantaman banjir bandang lahar hujan Gunung Marapi, Sabtu, (11/5) pekan lalu terus mengalir deras. Tak hanya bantuan pangan, obat-obatan dan penanganan sarana terdampak,tapi juga dukungan piskologis anak-anak secara khusus .
Bahkan, Forum Anak Agam mengambil penting untuk membantu warga terdampak bencana dengan menggalang dukungan dana peduli, termasuk menggelar trauma healing atau proses penyembuhan gangguan psikologis pada anak pasca bencana banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Agam.

Sabtu, (18/5) kemarin, dipimpin Wakil Ketua Forum Anak Agam Muhmmad Daffa dengan Koordinator Yurizam, didampingi 2 orang koordinator dan 12 pengurus Forum Anak Agam, menggelar trauma healing secara berkeliling di dua kecamatan masing-masing di Kecamatan Sungaipua dan Kecamatan Canduang sebagai kawasan terdampak cukup parah akibat bencana banjir badang lahar hujan Gunung Marapi tersebut.
Informasi yang diperoleh kaba12 dari Anidawati, Kabid.PP-PA Dinas KB-PP-PA Agam, Forum Anak Agam turun ke lapangan mengajak anak-anak terdampak korban bencana banjir bandang di lokasi penampungan sementara untuk berkumpul. Mereka memotivasi anak-anak yang terdampak bencana dengan bermain, bernyanyi, berdialog dan metode lainnya yang sifatnya membuat para anak korban menjadi riang dan gembira.

Kegiatan trauma healing yang berkolaborasi dengan tim RSJ.Prof.Dr.HB.Saanin, Padang itu, berkeliling mulai dari SDN 05 Galaung Sungai Pua, melakukan kegiatan trauma healing dengan bermain bersama dan mini game yang lebih banyak berinteraksi bersama anak anak.
Usai di SDN 05 Galuang, tim Forum Anak Agam melanjutkan kegiatan serupa di lokasi pengungsian di SDN 08 Kubang Bukik Batabuah, Canduang, “ di Canduang, kami sempat bertemu dengan Bupati Agam yang langsung memberi support dan motivasi, agar Forum Anak Agam berperan optimal membantu anak-anak terdampak bencana, “ sebut Muhammad Daffa, Wakil Ketua Forum Anak Agam.

Dijelaskan, di dua lokasi trauma healing yang digelar, Forum Anak Agam sempat mendengarkan beberapa cerita spontan dari anak-anak korban yang mengundang kepiluan,salah satunya dari Daffa siswa TK di Galuang, “BangTK Daffa hancur karena air, pasir dan batu bang. Sekarang ngak lagi sekolah Daffa bang,”ungkapnya yang mengiris pilu relung hati.

“ Kami memberi motivasi anak-anak korban dan berpesan untuk tetap semangat dan tidak berputus asa, “ ulas Muhammad Daffa, yang berharap duka anak-anak terdampak bencana di Kabupaten Agam itu bisa segera terobati dengan segera terbangunnya berbagai sarana yang rusak akibat bencana, termasuk sekolah mereka.

Selain melakukan kegiatan bermain bersama di kedua lokasi pengungsian, Forum Anak Agam juga penyerahan donasi yang telah dikumpulkan sebelumnya, seperti baju layak pakai, sembako, susu dan roti buat anak anak, pempers, peralatan sekolah berupa buku, tas dan alat tulis.
(HARMEN)
