Lubukbasung, kaba12 — Bayi lelaki yang ditemukan warga di kompleks perumahan Batu Galeh, Monggong Lubukbasung Kamis, (16/3) malam, ditangani khusus oleh tim RSUD Lubukbasung.
Pasalnya, kondisi bayi laki-laki itu, sempat menurun, dan terpaksa dipasang infus untuk asupan dan diberi susu bantu.
Perkiraan tim medis, bayi mungil yang sudah diberi nama sesuai surat wasiat yang ditinggalkan tak jauh dari sang bayi yang ditingkatkan di teras rumah warga tersebut, sudah berusia 2 hari, dan diperkirakan lahir Selasa, (14/3).
Sementara langkah-langkah penanganan sudah dibahas oleh pihak kepolisian dari Polres Agam, Kepala Dalduk KB-PA-PP Agam Surya Wendri yang datang langsung ke IGD RSUD Lubukbasung, dan Bismar, Kabid. Kesos Dinsos Agam bersama unsur terkait dalam penanganan anak.

” Kita akan mencoba mencari solusinya, untuk sementara bayi yang ditemukan kita rawat dulu di rumah sakit, ” sebut Surya Wendri.
Seperti diberitakan sebelumnya warga kompleks perumahan Batu Galeh, kawasan Monggong, Nagari Lubukbasung, Kamis, (16/3) malam sekitar pukul 21.00 WIB, dibuat geger menyusul adanya tangisan bayi di teras salah satu rumah warga di kompleks tersebut.
Mendengar tangisan bayi itu, sontak membuat warga setempat panic, termasuk pemilik rumah yang langsung mendatangi sumber suara yang ternyata di teras rumah salah seorang warga, terlihat ada sesosok bayi yang dibalut kain selimut warna coklat tengah menangis diduga akibat kedinginan.
Melihat hal itu, pemilik rumah bersama warga setempat langsung mengamankan sang bayi yang diduga ditinggalkan orangtuanya atau seseorang yang diduga sengaja meninggalkan bayi tersebut demi keselamatan sang bayi.

Bahkan, penemuan bayi mungil berjenis kelamin laki-laki langsung dilaporkan pada petugas Polres Agam, yang langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan pengusutan. Sementara bayi malang itu langsung dibawah ke IGD RSUD Lubukbasung untuk mendapatkan perawatan medis.
Surat Wasiat: Tolong Selamatkan Bayi Ini.
Yang membuat sontak warga setempat, di samping sang bayi mungil yang terlihat sehat itu (sekitar 1 meter), ditemukan sepucuk kertas, berisi surat bertulisan tangan yang menerangkan identitas sang jabang bayi yang dititipkan di teras rumah warga tersebut.
Dalam surat “wasiat “ itu dituliskan identitas sang bayi, dengan ejaan lama Ass: Bapak/Ibu, maafkan kami pak/ibu. Kami minta tolong selamatkan bayi ini yang bernama (sengaja tidak dituliskan-red), lair nja bersih di rumah jam 12.00 malam, hari Rabu, tanggal 15 Maret 2023, mohon bantuan bapak/ibu, karna orangtua, ayahnja di penjara, ibunja lagi sitress….( ada tandatangan).
Sementara Polres Agam masih akan mengembangkan penyelidikan terhadap penemuan bayi mungil tersebut.
HARMEN
