Sitanang, kaba12.com — Badan jalan di Padang Kalam, Jorong Pematang Panjang, Nagari Sitanang, Kecamatan Ampek Nagari, amblas sehingga akses jalan tidak bisa dilewati kendaraan.
Kondisi ini akibat curah hujan yang tinggi beberapa waktu belakangan termasuk hantaman banjir yang menyebabkan badan jalan ambruk dan tidak bisa dilewati kendaraan.
Hingga saat ini, solusi alternatif terkait dengan ambruknya badan jalan tersebut masih belum final, termasuk lokasi lain jalur jalan untuk mengalihkan jalur jalan yang ambruk tersebut.

Seperti halnya Jum’at, (10/1), Kabid Kedaruratan dan Logistik Syafrizal, SH. MH bersama Camat Ampek Nagari Roza Syafridiyenti, KAN, pemerintah Nagari, Bamus, tokoh masyarakat dan pemilik lahan meninjau lokasi kejadian.
Seperti dijelaskan Lukman Syahputra, staf Pusdal.Ops. BPBD Agam, yang menyebutkan, peninjauan lokasi jalan yang ambruk diterjang banjir dan longsor akhir tahun 2019 tahun.
Dalam kunjungan lapangan itu, ulas Lukman, tim BPBD Agam akan memfasilitasi penyelesaian pembebasan lahan, supaya bisa berjalan dengan baik.
Kabid KL BPBD Agam juga meninjau lokasi yang akan digunakan untuk pengalihan jalan amblas itu, karena jalur yang putus tersebut adalah jalan penghubung antara Nagari Sitanang dan Nagari Bawan,” saat ini ruas jalan itu masih tidak bisa dilewati karena sangat berbahaya, dan masyarakat harus jalan memutar melewati Bawan,” sebut Lukman menjelaskan.
HARMEN
