Lubukbasung, kaba12 — Upaya berbenah terus dilakukan RSUD Lubukbasung dalam mendorong peningkatan mutu layanan di berbagai aspek. Salah satunya dalam sistim pengamanan internal yang sejak Sabtu,(1/7) kemarin ditangani pihak ketiga dengan sistim outsourching, dengan koordinator Yuflikchai dan 15 personil berstatus Gada Pratama/anggota.
Perubahan sistim pengelolaan pengamanan internal untuk satuan pengamanan (satpam) dari pola lama yang dikelola manajemen RSUD Lubukbasung dengan pola rekrutmen yang tidak terpola dengan baik, dialihkan dengan pola kerjasama pihak ketiga ( outsourching ) yang diharapkan bisa mendorong lebih optimalnya sistim pengamanan dalam menjamin kenyamanan pasien dan keluarga pasien termasuk sarana pendukung yang ada di rumah sakit.
Hal itu dibenarkan dr.Riko Krisman,Sp,An-Direktur RSUD Lubukbasung menjawab kaba12, yang menyebutkan pengalihan pola kerja personil satpam di rumah sakit yang kini dikelola oleh pihak ketiga.

Dijelaskan, pihaknya sudah cukup lama melakukan kajian untuk merupakan sistim tersebut, terutama dengan pertimbangan beragam aspek, dengan tetap memprioritaskan hal-hal khusus dalam masyarakat di sekitar kompleks rumah sakit.
Diakui Riko Krisman, perubahan pola itu sempat memicu pro-kontra di kalangan internal RSUD Lubukbasung termasuk dalam masyarakat, namun hal itu disebutkannya wajar terjadi, karena perubahan akan selalu memicu pro-kontra, “ Alhamdulillah, hal itu sudah bisa kita carikan solusinya, “ ungkap Direktur RSUD Lubukbasung itu.

Diharapkan, perubahan pola tersebut untuk mendorong optimalnya pelayanan dalam berbagai aspek di RSUD Lubukbasung, untuk seluruh masyarakat bisa terealisasi dengan baik, “kami akan berbuat yang terbaik untuk rumah sakit dalam melayani, dan hal itu harus dilakukan scara intens di semua sisi, “ujarnya.
-HARMEN-
