RSAM Rawat 35 Pasien Positif Covid-19, Nakes Kewalahan

Bukittinggi, KABA12.com — Sebagai salah satu tempat rujukan penanganan Covid 19, Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi mulai kewalahan menerima pasien positif Covid 19. Akhir-akhor ini hampir setiap hari RSAM menerima pasien positif yang dirujuk dari berbagai daerah.

Dengan kondisi ini, diharapkan masyarakat dapat memahami jika tidak menyepelekan protokol kesehatan Covid 19 yang selalu digaungkan oleh pemerintah dan pihak terkait lainnya.

Direktur RSAM, dr. Khairul, melalui Humas, Mursalman Chaniago mengatakan, pihaknya mulai kewalahan menangani pasien Covid 19 yang terus bertambah. Hal ini tentu menjadi penderitaan tersendiri bagi tenaga medis yang ada.

Musalman menyebutkan, sampai Kamis (27/08) malam sekira pukul 21.00 Wib tercatat sebanyak 35 pasien positif dan 2 PDP.

“Ini harus menjadi perhatian kita bersama. Saat ini terjadi peningkatan yang signifikan dan itu hampir seluruh wilayah. Pasien yang kita rawat saat ini berasal dari Bukittinggi, Tanah Datar, Payakumbuh, Limapuluh Kota dan Agam menjadi pasien terbanyak,” ujar Mursalman, Jumat (28/08).

Musalman membeberkan, sejak dibuka ruangan pelayanan pasien Covid 19 pada Maret lalu hingga Kamis kemarin, RSAM telah menangani sebanyak 79 pasien positif Covid 19, dengan rincian 38 pasien positif berhasil sembuh, 35 orang sedang di rawat, dan 6 orang meninggal.

“Ini edukasi bagi masyarakat, dengan kondisi terjadinya peningkatan pasien di RSAM ini, masyarakat jangan menyepelakan covid 19 ini. Jangan menganggap covid 19 ini tidak ada dan tidak percaya, tolong jangan sampai lengah, tolonglah peduli, apalagi dengan adanya kejadian yang meninggal” harapnya.

Mursalman khawatir dengan kurang pedulinya kesadaran masyarakat terhadap Covid 19 ini akan menjadi imbas bagi petugas di rumah sakit.

“Orang sekarang banyak lengah dan tidak percaya, sehingga tidak memperdulikan lagi protokol kesehatan Covid 19, seperti perilaku hidup bersih dengan rajin mencuci tangan, memakai masker, ” sebutnya.

Sejauh ini sebut Mursalman, untuk Alat Pelindung Diri (APD) masih mencukupi. Hanya saja untuk APD N95 di prediksi hanya cukup hingga akhir September nanti.

(Ophik)

0Shares