Ribuan Umat Muslim Tumpah Ruah di Sungai Jariang

Lubuk Basung, KABA12.com — Ribuan umat muslim dari berbagai daerah tumpah ruah mengiikuti Tabligh Akbar Forum Dakwah Wirid Yasin Provinsi Sumatera Barat yang ke- 33 di Masjid Nurul Amal Sungai Jariang, Nagari Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Minggu (08/10).

Ketua Forum Dakwah Yasin Sumbar, Midarlen, menjelaskan, ditunjuknya Kabupaten Agam sebagai tempat pelaksanaan kegiatan ini, merupakan hasil musyawarah dan kesepakatan bersama pada Tabligh Akbar Forum Dakwah Wirid Yasin ke- 32 yang dilaksanakan di Masjid Raya Sumbar enam bulan yang lalu.

“Alhamdulillah, sekitar 10 ribu umat muslim dari berbagai daerah hadir pada kegiatan kita kali ini, hal ini membuktikan bahwa masyarakat sangat antusias dengan kegiatan ini. Dan kegiatan ini merupakan agenda rutin yang kita gelar sekali enam bulan dengan tempat pelaksanaan yang digilir dengan cara bermusyawarah, agar semuanya adil. Kemudian, untuk pelaksanaan yang ke- 34 akan digelar di Kabupaten Tanah Datar,”kata Midarlen kepada kaba12.com.

Ia, menambahkan, kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati tahun baru 1439 Hijriyah. Selain itu, juga bertujuan untuk menyatukan dan menjalin tali silaturrahmi umat islam yang ada di Sumatera Barat.“Semoga dengan kegiatan ini kita dapat meningkatkan ukwah islamiyah kita,”ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria, memberikan apresiasi kepada penyelenggara karena telah memberikan kesempatan kepada Kabupaten Agam sebagai tuan rumah. Untuk Kabupaten Agam sendiri, dengan semakin banyaknya kegiatan syiar islam dalam skala besar seperti ini tentunya akan sangat berdampak sekali dalam mewujudkan Gerakan Nagari Madani yang telah di Launching beberapa waktu lalu.

“Kegiatan ini secara otomatis akan mempengaruhi lingkungan dalam menyemarakkan dan membiasakan diri dengan kegiatan- kegiatan ke Islaman,”kata Trinda Farhan Satria kepada kaba12.com.
Ditambahkan, dengan tajuk majelis yasin, sebenarnya disitu terselip majelis yang senantiasa berinteraksi dengan Al- Qur’an, tentunya hal ini sejalan dengan yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Agam.
“Hal ini termasuk dalam kriteria pertama dalam Gerakan Nagari Madani untuk mengakrabkan kembali, menghidupkan kembali dan mendekatkan kembali masyarakat- masyarakat yang ada diseluruh pelosok Nagari di Kabupaten Agam dengan Al- Qur’an. Semoga Spirit itu dapat diambil dari kegiatan ini,”ujarnya.

Trinda Farhan Satria, berharap, semoga program Gerakan Nagari Madani yang telah disampaikan tadi dapat menjadi contoh yang baik untuk daerah lain.

( ardy)

0Shares