Raih Predikat Paripurna, Puskesmas Pasar Ahad Terima Kunjungan Kaji Banding Puskesmas Ranah Salido

Duo Koto, KABA12 — Puskesmas Pasar Ahad, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam menerima kunjungan kaji banding dari UPTD Puskesmas Ranah Salido, Kabupaten Pasaman Barat, Sabtu (21/10).

Kedatangan rombongan Puskesmas Ranah Salido disambut hangat oleh Kepala Puskesmas Pasar Ahad dr. Ety Puspita bersama jajaran di puskesmas setempat.

Dalam kesempatan itu, jajaran Puskesmas Pasar Ahad mendampingi dan berdiskusi dengan kunjungan tersebut dalam hal yang berkaitan dengan pelayanan, administrasi, dan kelengkapan dokumen untuk program re- akreditasi.

Kepala Puskesmas Pasar Ahad, dr. Ety Puspita mengucapkan terimakasih atas kepercayaan Puskesmas Ranah Salido yang memilih Puskesmas Pasar Ahad sebagai bahan referensi dan kaji banding.

“Kami sangat menyambut baik kunjungan dari Puskesmas Ranah Salido dalam rangka kaji banding. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa memberikan gambaran bagi Puskesmas Ranah Salido untuk mendapatkan hasil sama dengan Puskesmas Pasar Ahad,” kata dr Ety Puspita kepada KABA12, Sabtu.

Ia menyebut, Puskesmas Pasar Ahad baru-baru ini telah mendapatkan predikat paripurna dalam penilaian reakreditasi puskesmas yang dilaksanakan oleh tim survei Kementerian Kesehatan RI. Kendati begitu, pihaknya berharap Puskesmas Ranah Salido dapat meraih prestasi yang sama dalam rangka peningkatan mutu puskesmas dan mencapai target kinerja.

“Kami berharap Puskesmas Ranah Salido juga mendapatkan hasil yang sama dalam penilaian nanti,” jelasnya.

Ia mengatakan, saat ini UPTD Puskesmas Pasar Ahad memiliki terobosan inovasi ALADIN yaitu Ayo Lakukan Deteksi Dini terhadap penyakit tidak menular dengan cara skrining terutama pada usia produktif 15 sampai 59 tahun.

Selain itu, pihaknya juga mempunyai inovasi lain yakni SI PALAI BADA atau Sistem Pengaduan Pelayanan Berbasis Data. Dalam inovasi ini Puskesmas Pasar Ahad menyediakan barcode yang siap digunakan untuk penyampaian kritik, saran, atau layanan aduan oleh masyarakat ataupun pengunjung dan pasien.

“Masyarakat atau pasien bisa memberikan kritik, saran, dan masukan melalui scan kode QR menggunakan smartphone. Nantinya akan muncul website pengaduan, dan siap digunakan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Ranah Salido, Irwan H mengatakan, pihaknya sengaja memilih Puskesmas Pasar Ahad untuk kegiatan kaji banding dan melihat langsung proses pelayanan kesehatan, kelengkapan administrasi, dan dokumen lainnya tentang reakreditasi.

“Kami melakukan kaji banding sebagai upaya persiapan program reakreditasi. Nantinya kami akan mengadopsi dan memodifikasi kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan Puskesmas Pasar Ahad,” ungkapnya.

Menurutnya, alasan Puskesmas Pasar Ahad dipilih sebagai tujuan kaji banding adalah karena puskesmas tersebut telah meraih predikat paripurna pada September lalu.

“Kedatangan kami kesini ingin belajar lebih banyak bagaimana cara meraih predikat tersebut, serta mengoptimalkan program kegiatan yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan masyarakat. Apalagi Puskesmas Pasar Ahad juga memiliki banyak inovasi sehingga akan kami pelajari dan terapkan di Puskesmas Ranah Salido,” jelasnya.

Kepala Dinkes Agam dr. Hendri Rusdian diwakili Kasi Yankes Primer, Helmitra Rahmiza mengapresiasi Puskesmas Ranah Salido yang melakukan kunjungan kaji banding ke Puskesmas Pasar Ahad.

Menurutnya, kaji banding adalah sebagai upaya berbenah menuju peningkatan pelayanan kesehatan, yang merupakan hal penting dalam bergerak melayani masyarakat di bidang pelayanan kesehatan.

“Kepuasan pasien menjadi tujuan utama pelayanan yang adakalanya dalam program kesehatan belum tercapai dan belum maksimal. Akreditasi merupakan wadah untuk penyempurnaan dalam upaya peningkatan mutu puskesmas dan mencapai target kinerja,” katanya.

Helmitra Rahmiza menambahkan, kerjasama dan koordinasi yang tercipta antar penanggungjawab program dan lintas sektor akan mewujudkan semua kegiatan yang sudah di rencanakan puskesmas sesuai dg siklus manajemen puskesmas P1, P2, dan P3.

Lebih lanjut disebutkan, reakreditasi adalah suatu upaya peningkatan mutu puskesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Agam Agam yang mempunyai 23 UPTD puskesmas. Tahun ini telah dilakukan survey akreditasi dengan anggaran dari DAK non fisik terhadap 3 puskesmas.

Selain itu, Pemkab Agam telah menyiapkan anggaran APBD untuk biaya akreditasi bagi 20 UPTD Puskesmas lagi.

Sementara, puskesmas yg sudah di survey sampai saat ini tercatat sebanyak 15 puskesmas. Sedangkan 7 puskesmas lagi yg akan di survei pada akhir Oktober, November dan Desember 2023.

Sedangkan dari 15 puskesmas yang sudah disurvei, sebanyak 6 puskesmas dinyatakan meraih predikat paripurna, salah satunya adalah Puskesmas Pasar Ahad

“Ini merupakan suatu kebaggaan dan tantangan bagi puskesmas dan Dinkes Agam. Hasil yg diperoleh puskesmas ini merupayakan upaya perbaikan yg sudah dijalankan sejak awal tahun 2022 lalu,” sebutnya.

Pihaknya juga berharap Puskesmas Ranah Salido nanti bisa menjadi penyempurnaan dari Puskesmas Pasar Ahad untuk mendapatkan hasil predikat paripurna.

(Bryan)

0Shares