Puncak Arus Mudik di Agam Diprediksi H-2 Lebaran

Lubukbasung, KABA12 — Dinas Perhubungan Kabupaten Agam memprediksi puncak arus mudik di Agam akan terjadi pada H- 2 lebaran Idul Fitri.

Kepala Dishub.Agam Handria Asmi menyebutkan, saat ini volume kendaraan di jalan raya sudah mengalami peningkatan di sejumlah titik jalan seperti di kawasan Simpang Padang Lua, Baso, dan Malalak. Para pemudik berasal dari dalam provinsi maupun luar provinsi seperti Riau, Jambi, dan lainnya.

“Untuk puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada H- 2, sedangkan untuk kepadatan arus balik diprediksi pada H+ 3 lebaran,” kata Handria Asmi, Selasa (18/4).

Ia mengaku, sejumlah titik keramaian akan terjadi selama libur lebaran nanti, diantaranya di Manggopoh, Lubukbasung, Maninjau, Matur, dan Kelok 44.

“Kepadatan kendaraan diperkirakan juga akan terjadi di beberapa lokasi lain seiring meningkatnya volume kendaraan yang melintas,” sebutnya.

Namun untuk titik kemacetan diprediksi terjadi di jalur utama seperti Simpang Padang Lua, Baso, dan Ampek Angkek.

Selain itu kemacetan juga akan terjadi d beberapa jalur alternatif diantaranya Kubang Putiah, Panta sampai Ngarai Sianok perbatasan Agam- Bukittinggi.

Untuk mengantisipasi kepadatan arus pada libur lebaran, pihaknya telah mengerahkan puluhan personil di beberapa titik ruas jalan yang rawan terjadi macet.

“Personil sudah kita turunkan di beberapa titik untuk mengatur arus lalu lintas selama angkutan lebaran 2023,” jelasnya.

Selain itu, Dinas Perhubungan Kabupaten Agam berupaya menyiapkan sejumlah peralatan pendukung selama angkutan lebaran demi keamanan dan kenyamanan perantau yang pulang kampung.

Dishub juga mendapat tambahan 35 marka jalan dari pemerintah provinsi. Marka jalan itu berupa road barrier, rambu portabel, dan lainnya sudah dipasang di sejumlah titik sejak 3 hari lalu.

Sedangkan untuk penerangan, Dishub juga menghidupkan kembali lampu jalan di sejumlah titik. Terutama di kawasan Kelok 44 yang dipasang dari Kelok 22 sampai Kelok 44.

“Penerangan lampu jalan dari Kelok 1 sampai Kelok 21 saat ini belum bisa dipasang karena terkendala tidak ada jaringannya di lokasi,” kata Handria.

(Bryan)

0Shares