Bukittinggi, KABA12.com — Walikota Bukittinggi bersama Anggota DPRD, didampingi Dirut PDAM Tirta Jam Gadang serta sejumlah OPD terkait, meninjau pekerjaan Embung Tabek Gadang kecamatan ABTB, Rabu (31/10).
Hingga saat ini, pekerjaan dengan dana APBN itu masih terus berlanjut dan masuk dalam proses pendaman.
Dirut PDAM Tirta Jam Gadang, Murdi Tahman, menjelaskan, saat ini pekerjaan embung Tabek Gadang sudah mencapai 63%. Pekerjaan dilaporkan lancar tanpa kendala, karena selurub proses berjalan sesuai aturan, karena upaya pembebasan lahan untuk pekerjaan ini sudah diselesaikan dengan masyarakat pemilik tanah.
“Proyek ini bernilai Rp 9 milyar lebih, berasal dari dana APBN tahun 2018. Sementara untuk pembebasan lahan menggunakan dana APBD Bukittinggi dan juga keuntungan dari PDAM sendiri. Target kita akhir tahun 2018 ini selesai,” jelasnya.
Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengungkapkan, progres pekerjaan embung ini masih baik. Memang dengan embung ini ditarget menjadi salah satu upaya pemko untuk memenuhi kebutuhan air untuk masyarakat Bukittinggi.
“Jika selesai embung ini akan menghasilkan 40 liter air per detik. Jumlah yang cukup signifikan. Air ini akan dialirkan ke reservoir untuk dicuci, setelah itu kita alirkan ke rumah warga. Kita harapkan ini cepat selesai karena memang ditarget hingga akhir tahun 2018 ini. Tidak hanya untuk pemenuhan air saja, lokasi embung ini nantinya, akan dijadikan salah satu objek wisata di kota Bukittinggi,” ujar Ramlan.
Lebih lanjut, Walikota juga mengungkapkan, pemko Bukittinggi juga akan mengupayakan sumber air lain dari kawasan Panorama Baru.
“Ini juga akan juta upayakan tahun depan, semkga terealisasi. Sehingga nantinya tidak ada lagi masyarakat yabt mengeluh tentang kebutuhan air,” jelas Wako.
Sementara itu, anggota DPRD Bukittinggi, Rismaidi, yang ikut melakuka peninjauan ke lokasi embung, mengapresiasi upaya Walikota dan juga pemko Bukittinggi dalam mengawasi setiap pekerjaan pembangunan. “Kita atas nama masyarakat Aur Kuning, sangat apresiasi atas upaya yang dilakukan. Jadi Walikota tidak hanya menunggu laporan saja di kantor, tapi langsung meninjau ke lapangan melihat fakta dan realisasinya,” ungkap politisi dari PPP itu.
Rismaidi juga berharap, embung ini juga dapat selesai tepat waktu tanpa ada kendala yang berarti.
(Ophik)
