Lubukbasung, kaba12 — Secara bertahap, Pemkab.Agam mulai realisasikan program unggulan (progul) daerah. Salah satunya rencana pembangunan pabrik khusus pengolahan air minim dalam kemasan (AMDK) yang sejak lama menjadi buah bibir Bupati Andriwarman.
Bahkan, sebelumnya PDAM Agam digadang-gadang akan menjadikan AMDK sebagai unit usaha baru, bahkan program khusus Bupati Agam dalam mendorong peningkatan ekonomi dan peluang usaha bagi perusahaan daerah tersebut, menjadi salah satu “PR” direksi PDAM Agam.

Realsiasi Progul AMDK itu, ditandai dengan dimulai pengerjaan konstruksi bangunan pabrik AMDK di Bandar Baru, Nagari Persiapan Parik Panjang Lubukbasung, memanfaatkan dana APBD 2023 sebesar Rp.2,9 miliar yang dikerjakan PT.Giwam Group Construksindo dengan masa pengerjaan 180 hari kelender.
Relis yang diterima kaba12 dari Diskominfo Agam menyebutkan, sesuai penjelasan Ofrizon, Kepala DPUTR Agam, pengerjaan pisik bangunan pabrik pengolahan AMDK di kompleks pengolahan air bersih PDAM di Banda Baru, Lubukbasung sudah dimulai dengan penataan lahan oleh kontraktor pelaksana proyek.
Dijelaskan, bangunan pabrik lengkap dengan konstruksi pengolahan air dan sistim distribusi sampai packing itu, memanfaatkan dana DAU transfer umum APBD Agam 2023, diproyeksikan rampung dalam kurun waktu pengerjaan 180 kelender, atau 6 bulan sampai Desember 2023.

Pembangunan pabrik pengolahan AMDK itu, disebutkan menjadi salah satu program unggulan yang khusus diusung Bupati Agam Dr.Andri warman dalam upaya memaksimalkan potensi yang dimiliki daerah, termasuk membuka peluang usaha baru , sehingga bisa dinikmati masyarakat secara maksimal.
-HARMEN-
