Produksi Bibit Ikan di Agam Berkurang

Lubukbasung, KABA12.com — Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Agam, menyatakan produksi bibit ikan di daerah itu berkurang dari 235,6 juta pada 2018 menjadi 180 juta ekor Januari sampai November 2019.

Berkurangnya produksi bibit ikan tersebut diakibatkan oleh perbaikan irigasi di daerah sentral produksi bibit.

Menurut Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Agam, Ermanto, Sabtu (7/12), produksi bibit ikan ini berkurang akibat perbaikan irigasi di daerah central bibit ikan tersebut di Tanjung Raya dan Lubukbasung sehingga kolam pembibitan menjadi kering karena sumber air tidak tersedia.

Ditambahkan, selain perbaiki irigasi, juga akibat musim kemarau pada awal sampai pertengahan tahun 2019, induk ikan sudah tua dan lainnya.

Dijelaskan, 180 juta ekor bibit ikan itu dengan jenis nila, lele, gurami dan lainnya yang berasal dari 272 Unit Pembibitan Rakyat (UPR) yang tersebar di 16 kecamatan dan dua Balai Benih Ikan (BBI) milik pemerintah setempat.

Bibit itu dipasarkan ke kabupaten dan kota se-Sumbar, Riau, Jambi dan Sumatera Utara.

‘’Sementara harga bibit itu bervariasi mulai dari Rp50 sampai Rp250 per ekor sesuai dengan ukurannya, ” katanya.

(Virgo/*)

0Shares