Lubukbasung,kaba12 — Dalam upaya Penguranan Risiko Bencana ( PRB), Pemerintah Kabupaten Agam berencana akan menambah pemasangan sejumlah Early Warning System (EWS) di 11 lokasi di Kabupaten Agam. Untuk tahap awal, akan dipasang 2 EWS masing-masing di Air Terjun Badora dan Air Terjun Sarasah, kawasan Gunung Marapi.
Rencana penambahan pemasangan EWS itu dibahas dalam rapat koordinasi Pemkab.Agam dengan PT.Tatanos, pelaksana pemasangan EWS di kawasan Gunung Marapi, di Mess Pemkab.Agam, Belakang Balok, Bukittinggi, Senin, (8/7) kemarin.
Dalam rakor tersebut, Pemkab.Agam diwakili Budi Perwira Negara, Kalaksa BPBD Agam yang menyebutkan, EWS atau sistem peringatan dini ini, merupakan alat yang dirancang untuk memberikan peringatan awal kepada masyarakat mengenai potensi bahaya atau bencana, seperti erupsi Gunung Marapi.
“Sistm ini bertujuan untuk meminimalisir risiko dengan memberikan informasi yang cepat dan akurat kepada warga sekitar,” ujarnya.

Ditambahkan Budi Perwira Negara, selain pemasangan EWS sebutnya, di dua air terjun tersebut juga akan dipasang 6 sirine di berbagai lokasi strategis, masing-masing di SMA 1 Sungai Pua, Masjid Al Mujahiddin Bukik Batabuah, SDN 08 Kubang Duo, Musala Ath Thayyibah Cangkiang, Gudang Gabah dan Mushola Al Ihsan.
“Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat lebih siap dan responsif terhadap peringatan dini bencana,” katanya.

Kalaksa BPBD Agam itu menambahkan, pemasangan EWS direncanakan akan dilaksanakan bulan Juli ini, dimana prosesnya tidak akan mengganggu aktivitas masyarakat. Diharapkannya, seluruh pihak, baik kecamatan, nagari, tokoh masyarakat serta Kelompok Siaga Bencana (KSB) untuk menjaga dan merawat alat EWS tersebut jika sudah terpasang, “dengan menjaga alat EWS ini, kita dapat meminimalisir risiko bencana di sekitar Gunung Marapi,” ujar Budi Perwira Negara lagi.
(HARMEN)
