Potensi Longsor Susulan Bukit Batang Lolo Tinggi, 450 Meter Aliran Sungai Dinormalisasi

Lubukbasung, kaba12.com — Tim PSDA DPUTR Agam mencatat setidaknya sepanjang 450 meter aliran sungai Batang Lolo Sungai Jariang harus dinormalisasi dengan mengembalikan alur aliran sungai ke posisi semula, mulai dari titik longsor tebing lokasi SUTET PT.PLN sampai ke hilir kompleks TPU Pemkab.Agam.

Program normalisasi itu diharapkan segera bisa dilaksanakan, mengingat ancaman longsor susulan di kedua titik yang kini semakin tergerus guguran tanah tebing yang terus ambruk akibat pengikisan aliran air sungai yang pindah.

Menurut Ermon Triyoga, Kabid.PSDA DPUTR Agam sesuai hasil survei lapangan, setidaknya sepanjang 450 meter aliran sungai dengan garis lurus di aliran lama sungai harus dikeruk menggunakan alat berat, sasarannya agar aliran air yang saat ini menghantam tebing bisa diarahkan ke lokasi awal.

Disebutkan, langkah pengerukan aliran sungai yang saat ini dipenuhi pasir dan kerikil itu, menjadi salah satu solusi penanganan darurat yang harus dikerjakan segera, termasuk kemungkinan akan dilakukan kegiatan lanjutan pemasangan bronjong dan pembangunan pengaman untuk opsi lanjutan.

“ Kita berharap, pengerjaan pengerukan aliran sungai itu bisa segera dilakukan, agar posisi aliran sungai bisa kembali normal, dan jauh dari tebing yang diatasnya berada pemukiman penduduk, termasuk kompleks TPU Pemkab.Agam di Kampung Baru Sungai Jariang, “sebutnya.

Gerak cepat Pemkab.Agam itu, diharapkan warga setempat juga bisa segera terealisasi, mengingat ancaman longsor masih tinggi, termasuk saat bupati Agam survei Selasa, (21/2).

HARMEN

0Shares