Polres Agam Tepis Isu Penjarahan di Kelok 44

Lubukbasung, KABA12.com — Polres Agam menyanggah informasi yang diberitakan salah satu portal berita nasional terkait adanya penjarahan saat kecelakaan bus AKDP Family Ceria yang jatuh ke jurang di kawasan kelok 44 tepatnya kelok 28 Kecamatan Matur, pada Selasa (28/5) lalu.

Seperti yang disampaikan Kasat Lantas Polres Agam, Iptu Dedi Antonis melalui Kanit Laka, Ipda Bermana Manda, Selasa (11/6), saat kejadian polisi bersama PMI dan masyarakat setempat langsung terjun ke TKP untuk melakukan evakuasi.

“Mengenai barang bawaan, kita langsung berkoordinasi dengan PO Famili Ceria yang berada di Bukittinggi, tidak lama kemudian mereka datang dengan satu unit Pick Up untuk mengevakusi barang bawaan penumpang dan dibawa ke alamat tujuan di Air Bangis, Pasaman Timur. Dan sebagian penumpang yang tidak mengalami luka langsung membawa sendiri barang bawaan mereka.”jelasnya.

Penumpang yang berjumlah 30 orang tersebut, sebanyak 17 orang mengalami luka dirawat di Puskesmas Matur 4 orang, dirujuk ke Bukittinggi 2 orang dan selebihnya sudah diperbolehkan pulang.

Terkait hilangnya barang bawaan penumpang, hingga saat ini belum ada laporan masuk ke pihak kepolisian.

(Ardi)

0Shares