Lubukbasung, KABA12.com — Kelompok kerja (Pokjanal) Posyandu Kabupaten Agam lakukan rapat koordinasi demi memperkuat sinergitas demi memberikan layanan kesehatan prima kepada masyarakat. Rakor dengan sistem panel yang digelar di aula Dinas Kesehatan Lubukbasung, Selasa (03/07) dibuka secara resmi Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Agam Isman Imran.
Dalam arahannya Isman Imran menyampaikan, beberapa OPD terkait yang tergabung dalam Pokjanal Posyandu Kabupaten perlu menyatukan persepsi agar terwujudnya sinergitas yang terpadu.
“Posyandu merupakan upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh untuk dan bersama masyarakat. Untuk itu tolong jadikan ini sebagai sarana evaluasi karena ini menyangkut hal yang mendasar dalam pelayanan langsung kepada masyarakat,” ujar Isman Imran.
Lebihlanjut Isman mengarahkan agar OPD dalam Pokjanal menyusun dan merumuskan kegiatan yang terintegrasi dengan 7 layanan kesehatan di Posyandu, ” Tolong rumuskan kegiatan yang terpadu dengan baik, sehingga pada tahun 2019 outputnya sudah bisa dirasakan, terutama terkait dengan ketahanan pangan dan gizi masyarakat, diharapkan semua OPD harus ditindak lanjuti karena kita sudah sepakati hal ini sesuai Permendagri No.19 tahun 2011,” ujarnya lagi.
Sebelumnya, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Agam Indra Ramli mengatakan Posyandu merupakan upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh untuk dan bersama masyarakat dalam penyelenggaran pembangunan kesehatan guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi.
“Fungsi posyandu sudah semakin diperluas dengan pengembangan 5 langkah sekarang menjadi 7 langkah pelayanan yang dibutuhkan masyarakat meliputi perbaikan kesehatan dan gizi, pendidikan dan perkembangan anak, peningkatan ekonomi keluarga, ketahanan pangan keluarga dan kesejahteraan sosial. Untuk perlunya dilakukan rakor ini guna dapat menyiapkan data, menganalisa informasi terkini tentang keadaan perkembangan pengelolaan posyandu dan mencarikan alternatif peeyelesaiannya,” sebut Ramli.
Rapat koordinasi tersebut diikuti perwakilan seluruh puskesmas dari 16 kecamatan, OPD serta organisasi terkait seperti TP.PKK Agam.
(Jaswit)
