Maninjau,kaba12 — Dampak hujan lebat yang mengguyur wilayah Tanjung Raya, Kamis,(16/11) sore menyebabkan pohon tumbang di jalur jalan Kelok 4, ruas Kelok 44. Pohon yang tumbang membelintang jalan itu menyebabkan akses utama Maninjau-Bukittinggi tersekat.
Bahkan, informasi yang diperoleh kaba12, pohon tumbang dengan ukuran yang cukup besar itu, memicu kemacetan yang cukup parah dari dua arah baik dari Maninjau maupun dari arah Bukittinggi.
Upaya penanganan yang dilakukan tim gabung BPBD Agam bersama personil Polsek Tanjung Raya bersama pemerintah Nagari Maninjau, bisa dengan cepat membuka akses jalan itu, dengan memotong batang pohon yang cukup besar, ditengah hujan deras yang mengguyur wilayah itu.

Kejadian itu dibenarkan Bambang Warsito, Kepala BPBD Agam yang menyebutkan, pohon yang tumbang di jalur Kelok 4 itu, membelintang jalan sehingga menutup akses jalan, sehingga kendaraan sama sekali tidak bisa melewati jalur tersebut.
Petugas yang langsung datang ke lokasi kejadian, langsung mengamankan jalur jalan, dan memotong pohon kayu yang tumbang tersebut, “ penanganan langsung dilakukan petugas di lapangan sehingga akses jalan bisa bisa dibuka kembali, “jelas Bambang Warsito.
Ditambahkan, saat ini proses pembersihan material pohon tumbang itu masih dilakukan. Namun diyakinkan akses jalan Maninjau-Matur-Bukittinggi diupayakan segera normal, mengingat jalur jalan itu dikenal sangat padat, sehingga cukup banyak kendaraan yang tersekat akibat kejadian itu.

Kepala BPBD Agam itu menghimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk ekstra hati-hati saat melintas di jalur-jalur rawan, termasuk kelok 44 jika cuaca buruk, pasalnya cukup banyak titik yang ditengarai rawan pohon tumbang dan longsoran tanah.
(HARMEN)
