Pohon Pelindung Lapuk Ancam Warga, DLH Agam Tunggu “ Sinyal” PLN

Lubukbasung, kaba12.com — Pohon pelindung sudah banyak yang lapuk dan berusia tua di kawasan pusat kota Lubukbasung dikuatirkan mengantisipasi kesematan masyarakat. Upaya pembersihan dan pemotongan yang secara rutin dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Agam masih terkendala “sinyal” dari PLN.

Pasalnya, untuk pemotongan dan penebangan pohon-pohon pelindung yang sudah lapuk itu, harus diikuti dengan pemadaman aliran listrik, karena mayoritas pohon pelindung yang layak untuk dipotong, dilintasi kabel jaringan listrik.

Seperti halnya beberapa pohon besar yang berada persis di depan kediaman resmi bupati Agam (depan gedung PN Agam), yang sudah cukup lama mati, seluruhnya daunnya sudah berguguran, bahkan banyak dahan dan ranting yang berjatuhan, sehingga kerap mengancam pengguna jalan.

Menyikapi hal itu, menurut Arief Restu, Kepala DLH Agam, pihaknya sudah merencanakan untuk segera menebang dan memotong pohon-pohon yang sudah mati dan lapuk, karena dinilai sudah berusia tua, bahkan saat ini, pihaknya secara rutin melakukan pembersihan seluruh pohon pelindung di berbagai lokasi, karena dikuatirkan akan berdampak pada masyarakat.

Untuk proses penebangan itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan jajaran PT.PLN Lubukbasung karena untuk penebangan, seluruh aliran listrik harus dipadamkan untuk beberapa kali, karena dikuatirkan akan berdampak pada jaringan listrik PLN.

“Kita sudah koordinasikan, dan meminta jadual pemadaman sementara, namun masih belum direspon, kita kuatir kalau dibiarkan lama, akan berdampak pada masyarakat, khususnya para pengguna jalan di ruas tertentu, “ sebut Arief Restu.

Sementara secara terpisah, waktu dikonfirmasi kaba12.com, Gatot, Manager PT.PLN Lubukbasung, terkait dengan rencana pemotongan dan penebangan pohon pelindung dengan ukuran cukup besar di depan kediaman resmi bupati Agam itu, menyebut, pihaknya akan mengkoordinasikan dengan bidang terkait untuk jadual pemadaman aliran listrik.“ Kita koordinasikan dulu dengan bidang terkait, “ ungkapnya.

Dilain pihak, pemeliharaan pohon pelindung, termasuk pembersihan dahan yang sudah lapuk, terus dilakukan jajaran DLH Agam, seperti Selasa (9/8), pembersihan dilakukan di areal GOR Rang Agam, Padang Baru, Lubukbasung.

HARMEN

0Shares