Bukittinggi, KABA12.com — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kembali menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu Partai Politik yang semakin dicintai dan dirindukan masyarakat di Kota Bukittinggi.
Paling tidak, hal ini dibuktikan dengan keberhasilan partai berbasis kader terbina ini meraih 5 kursi pada perhelatan Pemilu Legislatif tahun 2019 lalu.
Kesuksesan partai yang beroposisi di pusat ini juga berlanjut dengan koalisi Bukittinggi Hebat menghantarkan duet Erman Safar – Marfendi mendapatkan suara terbanyak pada Pemilu Kepala Daerah untuk masa jabatan 2021 – 2024.
Sebagai partai modern yang terus menapaki tangga kehidupan perpolitikan di alam demokrasi Indonesia, PKS juga tidak lupa dan tetap konsisten terus- menerus melakukan regenerasi kepemimpinan secara profesional di tingkat internal.
Salah satu langkah strategis, dengan menggelar Musyawarah Nasional di tingkat Pusat, Musyawarah Wilayah di tingkat Provinsi hingga Musyawarah Daerah (Kota/Kabupaten) secara berkala dan simultan di seluruh Indonesia.
Salah satunya yang terdekat adalah rencana perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) di tingkat Kota Bukittinggi yang akan digelar pada tanggal 28 Desember 2020 mendatang di Hotel Dymen’s.
Ketua DPD PKS Bukittinggi, Nur Hasra, menjelaakan Musda V DPD PKS Kota Bukittinggi dilakukan untuk mempersiapkan regenerasi struktural dan estafet kepemimpinan di tubuh internal PKS untuk masa pengabdian 5 (lima) tahun mendatang.
Untuk memenuhi salah satu persyaratan Musda V PKS Kota Bukittinggi, telah diusulkan 13 (tiga belas) nama kader terbaik ke DPP PKS Bidang Pembinaan Wilayah (BPW) Sumatera Bagian Utara, untuk dipilih dan ditetapkan sebagai bakal calon fungsionaris partai yang akan mengisi 8 (delapan) posisi strategis pada kepengurusan Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) periode 2020 – 2025.
“Diantara posisi strategis dimaksud, Ketua Majelis Pertimbangan Daerah, Ketua Dewan Etik Daerah, Ketua DPD, Sekretaris DPD dan Bendahara DPD serta Ketua Bidang Pembinaan Kader. Mereka yang telah diusulkan sebagai bakal calon pengurus DPTD itu adalah; Nur Hasra, Syaiful Efendi, Arnis dan Ibnu Asis yang kesemuanya merupakan anggota DPRD Kota Bukittinggi periode 2019 – 2024. Serta jajaran kader dan pengurus terbaik di tingkat DPD dan ketiga DPC PKS yang ada di Bukittinggi, yaitu; Afdhalul Syukri, Ahmad Budiman, Erwan Nasril, Fitra Lismar, Hanapia, Syafaat Putrasyah, Yoni Anwar, Yusmaneli dan Yasmiati,” ungkapnya.
Syafaat, Sekretaris DPD PKS Bukittinggi 2015-2020, menambahkan, setiap kader terbina dari tingkat Kota, Kecamatan hingga Kelurahan, masing-masing memiliki hak untuk memilih 9 nama dari sejumlah nama bakal calon pengurus DPTD tersebut.
Selanjutnya DPD meneruskan hasil pemilihan internal itu ke tingkat DPP PKS BPW Sumatera Bagian Utara melalui DPW PKS Sumatera Barat untuk dipilh dan ditetapkan sebagai pengurus DPTD PKS Kota Bukittinggi yang baru.
“Artinya otoritas atau kewenangan untuk menetapkan kepengurusan ini sepenuhnya berada pada struktur DPP PKS BPW Sumatera Bagian Utara. Dan saat pelaksanaan Musda V nantinya, hampir bisa dipastikan tidak akan ada prosesi pemilihan Ketua DPD yang baru. Melainkan berupa pembacaan Surat Keputusan DPP PKS terkait penetapan kepengurusan DPTD PKS Bukittinggi periode 2020 – 2025,” jelasnya.
(Ophik)
