Perbaiki Jalan di Nagari, DPUTR Agam Ajukan Dana Inpres

Lubukbasung,kaba12 — Upaya memperbaiki jalan kabupaten yang kondisinya saat ini cukup memprihatinkan dan tersebar di berbagai nagari di Kabupaten Agam terus dilakukan secara maksimal.

Pandemic covid-19 sejak 3 tahun terakhir, berdampak terhadap perbaikan dan pembangunan berbagai infrastruktur di seluruh wilayah kabupaten Agam. Bahkan saat ini, cukup banyak kondisi ruas jalan transportasi ekonomi di berbagai nagari yang kondisinya memprihatinkan, namun Pemkab.Agam terkendala dengan minimnya alokasi anggaran.

Upaya yang dilakukan Bupati Agam Dr.Andri warman bersama DPUTR Agam, meminta dukungan pemerintah propinsi dan pemerintah pusat, terutama dalam penanganan sarana infrastruktur prioritas yang bersentuhan langsung dengan kegiatan ekonomi warga.
Dalam siaran Pers yang disampaikan Diskominfo Agam, dijelaskan Ofrizon, Kepala DPUTR Agam, pembangunan pisik berupa jalan, jembatan dan sarana lain, menjadi perhatian serius Pemkab.Agam namun, saat ini pihaknya tidak bisa berbuat maksimal, mengingat keterbatasan alokasi anggaran yang dimiliki daerah.

Walau demikian, berbagai upaya terus dilakukan, dengan meminta dukungan Pemprov.Sumbar dan pemerintah pusat, salah satunya pembangunan jembatan Batang Kurambiak yang melintasi jalan propinsi di Nagari Koto Malintang, kecamatan Tanjung Raya yang 2 tahun terakhir mengalami kerusakan cukup parah akibat dihantam banjir bandang, “jembatan itu masih dalam pengerjaan,“ jelas Ofrizon.

Selain itu, upaya membuka akses transportasi ekonomi warga, Pemkab.Agam menjalin kerjasama dengan TNI dalam program TMMN ke-117 yang membuka akses jalan di Nagari Simarasok, Kecamatan Basok.

Diakui Ofrizon, saat ini banyak nagari di berbagai kecamatan di kabupaten Agam yang saat ini menjadi perhatian Pemkab.Agam, khususnya dalam penanganan dan perbaikan ruas jalan yang kondisinya memprihatinkan dan perlu segera direhabilitasi.

Ajukan Dana Inpres 2023

Saat ini, ruas jalan yang menjadi poros transportasi ekonomi tengah diusulkan ke pemerintah pusat melalui alokasi dana Instruksi Presiden ( inpres) terutama di jalur Bawan Tuo-Padang Bio-Bio, kecamatan Ampek Nagari sepanjang 2,1 km membutuhkan anggaran Rp.4,4 miliar, ruas jalan Gasan Kaciak, Nagari Tiku Selatan-Cacang Randah, Nagari Tiku Utara di kecamatan Tanjung Mutiara sepanjang 4 km dengan kebutuhan anggaran Rp.6,6 miliar.

Kemudian, ruas jalan poros Pasar Batu Kambiang, Kecamatan Ampek Nagari-Simpang Koto Alam, Kecamatan Palembayan sepanjang 12,9 km dibutuhkan anggaran Rp.13,6 miliar, ruas jalan Simpang Rambai-Koto Tingg sepanjang 7.2 km yang membutuhkan dana Rp.7,01 miliar dan ruas jalan Labuah Sampik-Sungai Rangeh di kecamatan Tanjung Raya sepanjanag 1 km dengan kebutuhan anggaran Rp.1,2 miliar.

“ Usulan itu sudah sampai ke pemerintah pusat dan diharapkan melalui dana Inpres 2023 kegiatan itu bisa disetujui dan tahun ini bisa langsung direalisasikan penggarapannya, sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat, “ ulas Ofrizon, Kadinas PUTR Agam itu lagi.

-HARMEN-

0Shares