Bukittinggi, KABA12.com — Pengurus LKAAM kecamatan se kota Bukittinggi dikukuhkan dalam prosesi Pati Ambalau di Balairung rumah dinas Walikota, Rabu (11/12).
Kepengurusan LKAAM setiap kecamatan itu, dikukuhkan langsung oleh Ketua LKAAM Bukittinggi, disaksikan Walikota, Wakil Walikota, Unsur Forkopimda, Anggota DPRD, Kakan Kemenag, Niniak Mamak dan Bundo Kanduang.
Ketua LKAAM Bukittinggi, H. SY. DT. Palang Gagah, menjelaskan, Pati Ambalau merupakan Pengukuhan atau Pelantikan pengurus LKAAM.
Dimana saat ini, dilaksanakan pelantikan Ketua LKAAM tiga Kecamatan yang ada di Bukittinggi untuk periode 2018-2023.
Masing masing, kepengurusan LKAAM Kec.Mandiangin Koto Selayan (MKS) yang diketuai Elvis Yandri Dt.Kampuang Dalam. LKAAM Kec.Guguak Panjang (GP) diketuai Dahyus Dt. Pado Basa. Kec.Aua Birugo Tigo Baleh (ABTB) yang diketuai Yerry Amiruddin Dt. Rangkayo Batuah.
“Kepengurusan LKAAM ketiga Kecamatan ini merupakan hasil Musyawarah Wilayah (Muswil) masing masing Kecamatan. Banyak tugas yang harus dilakukan untuk mengatasi berbagai persoalan. LKAAM merupakan organisasi sosial yang mewakili kepentingan masyarakat sosial. Untuk itu, tentu kita harus menjadi satu kesatuan untuk menampung aspirasi masyarakat. LKAAM berfungsi adat sabantang panjang. Sehingga LKAAM bertugas untuk menjaga nilai Adat Basandi Syara’ Syara’ Basandi Kitabullah yang telah dideklarasikan sejak 1937 lalu,” ujar H. SY. DT. Palang Gagah.
Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, atas nama pemerintah daerah mengucapkan selamat kepada pengurus LKAAM setiap kecamatan dan terima kasih pada pengurus LKAAM sebelumnya. LKAAM sangat banyak membantu pemerintah daerah, khususnya dalam mempertahankan nilai adat istiadat, Adat Basandi Syara’ Syara’ Basandi Kitabullah.
“Ini tidak hanya menjadi tanggung jawab LKAAM, namun menjadi tugas kita bersama. Untuk itu, mari kita rapatkan barisan untuk membangun kembali falsafah Minangkabau, Adat Basandi Syara’ Syara’ Basandi Kitabullah,” ungkap Ramlan Nurmatias DT. Nan Basa.
Lebih lanjut, Wako juga menyampaikan kolaborasi Niniak Mamak dari LKAAM Bukittinggi dengan pemerintah sudah mulai diwujudkan. Salah satunya dengan program Sekolah Keluarga. Dimana setiap tahun pelaksanaannya, Niniak Mamak, Bundo Kanduang menjadi salah satu pemateri yang memberikan ilmu dalam kesempatan tersebut.
“Saat ini banyak generasi muda yang tergerus dengan perkembangan teknologi. Untuk itu, peran LKAAM sangat penting untuk bersama dengan pemerintah kota dalam mengantisipasi efek negatif dari perkembangan teknologi itu,” ujar Wako.
Dalam kesempatan itu, Wako juga menyampaikan pada tahun 2020, direncanakan pembangunan untuk kantor LKAAM, Bundo Kanduang dan Himpunan Da’i. Sehingga nanti ada sarana prasarana yang memadai untuk menggerakkan organisasi LKAAM dan Bundo Kanduang serta Himpunan Da’i.
(Ophik)
