Pengunjung Membludak Sampah Menggunung

Tiku, KABA12.com — Memasuki H+4 libur hari raya Idul Fitri 1438 hijriah pengunjung di berbagai objek wisata kabupaten Agam makin membludak.

Yang lebih mengejutkan kunjungan warga ke objek wisata Pasia Tiku betul-betul melonjak dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Diprediksi lonjakan pengunjung mencapai 3 kali lipat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Namun, berkah itu justru tak diimbangi dengan kesiapan aparat pemerintah menyikapi hal itu, baik dalam pengaturan lalulintas dan parkir apalagi pengelolaan sampah.

Terlihat kentara tidak singkronnyo kerjasama antar lembaga di Pemkab Agam karena yang mengurus hanya pemerintah setempat dan pemuda nagari.

Pantauan KABA12.comKamis, pengunjung yang puas dengan keindahan pantai Pasia Tiku mulai gelisah dengan merebaknya bau busuk sampah yang bertaburan di sepanjang pantai dan teronggok di beberapa tempat.

Untuk pembersihan harus menggunakan armada kontainer khusus dari dinas kebersihan Agam .

Waktu dikonfirmasi KABA12.com, Kasi.PNM Tanjung Mutiara Weri Ikhwan, membenarkan kondisi tersebut.

Disebutkan, dampak melonjaknya pengunjung ke objek wisata Pasie Tiku menjadi hikmah tersendiri, selain membuat kegiatan ekonomi warga makin menggeliat, juga makin mendorong keberadaan objek wisata Pasie Tiku.

Disebutkan Weri Ikhwan, dampak melonjaknya kunjungan warga memicu efek lain termasuk sampah berserakan di kawasan wisata.

Dijelaskan dampak pengunjung pantai Pasia Tiku sangat membludak juga berdampak tidak adanya tempat parkir yang tersedia lagi dan pintu masuk harus dibuka tutup mulai pukul 14.00-16.00 WIB. Pengaturan kendaraan di simpang dan penunjuk arah pengunjung tidak ada juga salah satu masalah sementara  petugas dari Dishub Agam tidak ada di lokasi hanya petugas dari Polsek Tanjung Raya.

Weri Ikhwan menambahkan kondisi sampah sangat memprihatikan. Pihaknya  juga sudah menghubungi Kasi Persampahan Aswir namun HP tidak aktif.

Menyikapi kondisi itu pihaknya menggelar rapat dengan pedagang dan pemuda disepakati mengemasi  sampah,” kami mohon bantuan kontainer,” sebut Weri Ikhwan.

(Harmen)

0Shares