Dinas Pertanian Agam

Pemulihan Pasca Bencana Bidang Pertanian, Agam Dapat Dukungan Penuh 

Lubukbasung,kaba12.-Kabupaten Agam mendapat dukungan optimal dari pemerintah pusat untuk penanganan dampak bencana, khususnya rehalibitasi lahan pertanian terdampak, termasuk berbagai sarana pendukung.

Untuk rehabilitasi dan optimasi, Kabupaten Agam mendapat dua tahap bantuan program dari Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Kementan RI, dimana untuk tahap I, sudah dikucurkan dana Rp.29.053.900.000, yang langsung dikucurkan ke rekening kelompok tani pelaksana kegiatan di wilayah terdampak bencana.

Seperti dijelaskan Bupati Agam H.Beni Warlis dalam Rakor Pertanian Agam 2025 di Lubukbasung, Rabu, (17/6/2026), khusus untuk bantuan tahap I program rehabilitasi dan optimasi Kementan sudah direalisasikan untuk rehabilitasi lahan sawah seluas 311 hektare, perbaikan infrastruktur optimasi lahan 387 hektare, pembangunan 35 unit dam parit, 53 unit irigasi perpompaan, 27 unit irigasi perpipaan, rehabilitasi dua unit jalan usaha tani, serta pemeliharaan 21 unit jaringan irigasi tersier.

Selain itu, tahap kedua program optimasi lahan non-rawa seluas 1.000 hektare juga telah dilaksanakan. Pemerintah pusat juga menyetujui tambahan rehabilitasi lahan sawah seluas 250 hektare dan pemeliharaan 60 unit jaringan irigasi tersier.

Bupati Agam menyebut, dukungan pemerintah pusat dan berbagai lembaga yang ada, bidang pertanian perkebunan sangat besar untuk Kabupaten Agam, seperti halnya bantuan bibit kayu manis, tebu, kopi robusta, perluasan kopi arabika, peremajaan dan perluasan kelapa dalam.

Kemudian bantuan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit senilai Rp43 miliar untuk program peremajaan sawit rakyat seluas 250 hektare.

Sementara itu, pada sektor tanaman pangan, Kabupaten Agam memperoleh bantuan benih padi dan jagung untuk lokasi terdampak bencana, program optimasi lahan, serta program reguler dan pokok pikiran (pokir), “Pemprov.Sumbar memberi dukungan berupa bantuan benih serta alat dan mesin pertanian pascapanen, “jelasnya.

Ditambahkan, untuk bidang hortikultura, dukungan pemerintah pusat dan provinsi diwujudkan melalui program pengembangan cabai merah, kentang, bawang, durian, serta bantuan sarana dan prasarana pascapanen.

Bupati Agam itu berharap, keberhasilan seluruh program tersebut sangat bergantung pada sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, penyuluh pertanian, serta seluruh pemangku kepentingan sektor pertanian.-HARMEN.-

0Shares
Pemulihan Pasca Bencana Bidang Pertanian, Agam Dapat Dukungan Penuh 
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 7   +   9   =  

To Top