Bukittinggi, KABA12 — Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bersama Badan Urusan Logistik (Bulog) lakukan operasi pasar terkait pemantauan beras Program SPHP. Kegiatan ini dilaksanakan di Pasar Bawah Bukittinggi, Senin (28/08).
Pimpinan Cabang Bulog, Muhammad Fakhri Firdaus, menjelaskan, beras program SPHP merupakan penugasan pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) dengan kriteria beras medium. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah menjaga stabilisasi harga sekaligus mengendalikan inflasi. Beras tersebut dijual dengan harga Rp9.950,- per Kilogram (Kg).
“Hari ini kita laksanakan gerakan SIGAP SPHP yaitu Siap Jaga Harga Pasar dengan SPHP serta pendistribusian beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ini terus kami lakukan kepada masyarakat, baik secara langsung maupun melalui mitra Bulog dan
Sekarang masyarakat bisa dapat beras dari Bulog, beras SPHP ada dipasar Kota Bukittinggi,” ungkapnya
Wali Kota Bukittinggi, melalui Assisten 2 Setdako Bukittinggi, Rismal Hadi, yang didamping Kepala Bagian Perekonimian dan Sumber Daya Alam, Ahda, menyampaikan, peninjauan ini dilakukan guna memastikan ketersediaan beras program stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di pasar tradisional Kota Bukittinggi. Pemko Bukittinggi bersama Bulog terus berkolaborasi dalam rangka pengendalian harga berbagai komoditas pangan strategis, termasuk beras medium.
“Hari ini Pemko Bukittinggi bersama bulog dan forkopimda turun kepasar untuk melalukan pengecekan terkait beras program SPHP dan kami turut mendukung dan mendorong optimalisasi penyaluran beras SPHP ini, agar harga beras medium tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat,” jelasnya.
(Harmen)
