Lubukbasung, KABA12.com — Kepala Bappeda Agam, Welfizar mengatakan, penyusunan dokumen SIDa Agam dilakukan secara swakelola dan bekerjasama dengan LPPM Unand Padang. Pada 2017 pihaknya mulai menyusun roadmap SIDa dan dilanjutkan penyusunan Rencana Aksi Daerah SIDa pada 2018.
Hal itu diungkapkannya saat menyambut rombongan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Provinsi Sumatera Utara, dalam melakukan studi tiru penyusunan dokumen Sistem Inovasi Daerah (SIDa) ke Kabupaten Agam, Rabu (30/10).
Menurutnya, selain fokus SIDa banyak inovasi lain yang dilakukan, karena Agam memiliki wilayah yang sangat luas dan tingginya tuntutan masyarakat. Sehingga setiap OPD dituntut untuk berinovasi salah satunya tentang pelayanan.
“Berbicara tentang pelayanan, Disdukcapil Agam telah melahirkan berbagai inovasi. Salah satunya Jemput Bola (Jebol) dengan pelayanannya langsung ke kecamatan, dokumen yang diurus selesai di tempat. Sehingga pengurusan Adminduk bisa selesai sampai kecamatan tanpa harus ke Disdukcapil,” terangnya.
(Ardi)
