Pemkab Agam Usulkan 3 Ekor Sapi, Jadi Hewan Kurban Presiden Jokowi

Lubukbasung, KABA12 — Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Pertanian mengusulkan sebanyak 3 ekor sapi milik warga menjadi hewan kurban Presiden Joko Widodo pada hari raya Idul Adha 1444 Hijiriah.

Ketiga sapi tersebut berjenis simental milik dua orang peternak di Pulai Sungai Talang, Nagari Gaduik, Kecamatan Tilatang Kamang.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Agam melalui Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat, Farid Muslim menyebut, tiga ekor sapi tersebut milik F.Dt. Palindih sebanyak 2 ekor dan Kuota Amia sebanyak 1 ekor.

“Sapi yang pertama milik F. Dt. Palindih memiliki berat 1,07 ton dengan usia sekitar 4 tahun, berkelamin jantan, dan ditawarkan dengan harga Rp 120 juta. Sedangkan untuk sapi kedua berbobot 850 kilogram berkelamin jantan, berusia 3 tahun, dan ditawarkan seharga Rp 90 juta,” katanya, Selasa (30/5).

Sementara sapi ketiga milik Kuota Amia yang memiliki berat 900 kilogram, berkelamin jantan, usia tiga tahun lebih dan harga tawar Rp 100 juta. Harga yang ditawarkan tersebut sudah termasuk biaya pajak, penanganan dan lainnya.

Ia menambahkan, tim khusus dari Pemprov Sumbar telah melakukan penilaian terhadap 3 ekor sapi yang diusulkan tersebut. Penilaian juga dilakukan ke seluruh sapi yang diusulkan oleh kabupaten/kota di Sumatera Barat.

Selain itu, hasil penilaian sapi kurban untuk presiden sudah diajukan ke pemerintah pusat terkait kriteria dan kelayakannya, mulai dari sisi ukuran, harga, dan lainnya.

“Sapi yang dipilih biasanya memiliki ukuran besar. Mudahan-mudahan sapi warga Agam ini bisa terpilih menjadi hewan kurban presiden untuk dipotong saat Idul Adha nanti,” jelasnya.

(Bryan)

0Shares