Palupuah, kaba12 — Mengantisipasi bakal ditutupnya Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) sampah Regional Payakumbuh yang dalam waktu dekat akan ditutup karena sudah melebihi daya tampung, Pemkab.Agam melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) survei bakal lokasi TPST baru di Jorong Bateh Sariak, Nagari Nan Limo, kecamatan Palupuah, Sabtu, (18/3).
Survei lokasi yang disebutkan masih dalam tahap penjajakan awal tersebut dipimpin Kepala DLH Agam Arief Restu, bersama Kepala DPUTR Agam Ofrizon, Kabid. Perkim Agam Sefly Yusuf, Kabid. Kebersihan DLH Agam Armen Ayun, tim konsultan FS dan warga pemilik lahan tersebut terutama untuk ceking lokasi, status lahan dan komunikasi dengan warga setempat terkait dengan rencana tersebut.
Dijelaskan Arief Restu, lokasi bakal TPST menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat saat ini, terutama untuk menata dan mengelola sampah yang potensinya semakin besar, pasalnya saat ini, TPST Pemkab.Agam hanya 1 di Cumateh Lubukbasung, sementara TPST Regional Payakumbuh sudah melampaui batas daya tampung, sehingga direncanakan akan segera ditutup.
Untuk mengantisipasi potensi persoalan sampah itu, pihaknya bersama unsur terkait mencoba mencari lokasi lain untuk TPST baru, dimana sebelumnya sudah diusulkan di Nagari Pasia Laweh, namun ditolak masyarakat.
Sementara di lokasi kedua, ulas Arief Restu, diusulkan di di Jorong Bateh Sariak, Nagari Nan Limo, kecamatan Palupuah, yang direspon positif warga setempat, sehingga tim bisa melakukan survei lanjutan ke lokasi, “ kalau dianggap untuk TPST, tim akan berlanjut dengan tahapan proses pembebasan lahan, “jelasnya.

Ditambakan, jika proses awal dan tim konsultan menganggap areal itu dianggap layak untuk TPST, pihak terkait akan melanjutkan dengan proses pembasahan dengan tim aprisal untuk perhitungan harga lahan, DED dan persetujuan lingkungan.
“ Jika proses pembebasan sudah tuntas, areal ini baru akan diajukan pada pemerintah pusat atau propinsi untuk dijadikan TPST Regional atau Kabupaten Agam, atau opsi lain kerjasama pengelolaan dengan pihak swasta, “ ulas Arief Restu.
Disebutkan, kebutuhan TPST baru di wilayah kabupaten Agam menjadi salah satu kebutuhan mendesak, mengingat volume dan potensi sampah yang dihasilkan tiap tahun semakin tinggi, sementara daya tampung TPST yang ada sudah semakin rendah, bahkan TPST Regional Payakumbuh sudah memberi sinyal untuk segera ditutup karena sudah over capacity.
Diakui Arief Restu, proses bakal TPST baru di Nagari Nan Tujuah, Palupuah itu masih cukup panjang, karena penjajakan awal, namun diharapkan rencana itu bisa direalisasikan mengingat tingginya kebutuhan masyarakat akan lokasi tempat pembuangan dan pengelolaan sampah terpadu untuk menampung produksi sampah di kabupaten Agam tersebut.
HARMEN
