Pemkab.Agam Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Sungai Batang

Sungai Batang, KABA12 — Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Sosial bergerak cepat menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Jorong Batuang Panjang, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Jum’at (16/6).

Bantuan darurat tersebut diserahkan langsung oleh Tim Dinsos Agam didampingi TKSK Tanjung Raya, pemerintah kecamatan, Wali Jorong Batuang Panjang, dan Bhabinkamtibmas kepada Syahril Effendi dan Rafiah Derajat pasangan suami istri yang menjadi korban kebakaran.

Kabid Linjamsos Dinsos Agam, Azmar didampingi TKSK Tanjung Raya Miswardi menyebutkan, penyerahan bantuan itu merupakan wujud perhatian dan kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang terdampak musibah. Adapun jenis bantuan yang diberikan berupa makanan siap saji, terpal, piring, tikar, beras, mie instan, dan telur.

“Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang tertimpa musibah kebakaran. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban bagi korban dan keluarga,” katanya.

Pihaknya juga turut berduka atas musibah yang dialami oleh korban. Berharap, korban dapat diberi ketabahan dan kesabaran dalam menerima cobaan ini.

“Saya turut prihatin atas musibah yang menimpah para korban. Semoga tetap tabah dalam menghadapi musibah ini,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, musibah kebakaran menghanguskan sebuah rumah di Benteng, Jorong Batuang Panjang, Nagari Sungai Batang pada Jum’at siang sekitar pukul 13.00 WIB.

Seluruh bangunan rumah beserta isi ludes terbakar karena bangunan rumah terbuat dari kayu . Sementara api dapat dipadamkan sekitar pukul 14.00 WIB.

TKSK Tanjung Raya, Miswardi menyebut, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Karena saat kejadian pemilik sedang berada di luar rumah.

“Rumah tersebut terbakar dalam keadaan kosong. Korban jiwa nihil,” katanya.

Proses pemadaman, lanjutnya, memakan waktu sekitar 1 jam yang dibantu 1 unit armada pemadam kebakaran dari Posko Damkar Maninjau.

Hingga kini penyebab kebakaran belum diketahui karena masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

“Untuk penyebabnya masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Sementara total kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta,” kata Miswardi.

(Bryan)

0Shares