Lubukbasung, kaba12.com — Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM memastikan ketersediaan kebutuhan bahan pokok mencukupi selama bulan Ramadhan 1443 Hijiriah.
Kepala Disperindagkop UKM Agam Dedi Asmar melalui Kabid Perdagangan Nelfia Fauzana menjelaskan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Divre Bulog dan Pertamina untuk menjamin ketersediaan bahan pokok dan bahan penting lain hingga tiga bulan kedepan.
“Semua kebutuhan bahan pokok tersedia saat bulan Ramadhan nanti, termasuk bahan penting lainnya seperti gas elpiji dan BBM,” ujarnya kepada KABA12.com, Selasa (29/3).
Ia menyebutkan, seluruh kebutuhan pokok masyarakat seperti beras, gula, tepung, daging beku, hingga minyak goreng dijamin aman saat Ramadhan dan lebaran Idul Fitri 1443 Hijiriah.
Disamping itu, Nelfia menyebut bahwa harga jual minyak goreng curah sesuai dengan harga yang ditetapkan Permendag No 11 tahun 2022 adalah sebesar Rp 14.000 per liter dan Rp 15.500 per kilogram. Namun pihaknya mengakui saat ini masih banyak pedagang yang menjual minyak goreng curah diatas harga eceran tertinggi (HET).
“Untuk di Agam harga jual minyak goreng curah saat ini masih tinggi dengan kisaran harga Rp 20 ribu hingga Rp 24 ribu per kilogram,” katanya.
Disisi lain, Kementerian Perdagangan RI juga melarang pemerintah daerah untuk menggelar operasi pasar minyak goreng. Hal ini dikarenakan mengacu pada Permendag Nomor 11 tahun 2022 tentang penetapan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng.
Pada poin kedua disebutkan bahwa agar kepala dinas tidak melakukan operasi pasar untuk menjaga kondisi masyarakat agar tidak resah dengan ketersediaan minyak goreng.
“Stok minyak goreng sekarang sudah tersedia setelah didistribusikan secara normal, sedangkan harganya mengikuti mekanisme pasar. Ini menjadi alasan Kementerian Perdagangan mengintruksikan seluruh kepala dinas agar menghentikan operasi pasar di wilayah masing- masing,” katanya.
(Bryan)
