Pemkab.Agam Pantau “Pasa Pabukoan”, Geliat Ekonomi Pasca Pandemi

Lubukbasung, kaba12.com — Pemkab.Agam pantau aktivitas pasa pabukoan di berbagai wilayah yang geliatnya mulai terlihat memasuki hari kedua puasa, Jumat, (24/3).

Sementara di wilayah Kota Lubukbasung, kegiatan pasa pabukoan mulai menjamur di berbagai titik yang diserbu pengunjung dari berbagai tempat. Beberapa lokasi pasa pabukoan yang ramai dikunjungi diantaranya Pasar Balai Salasa, Pasar Padang Baru, kawasan Simpang IV Tangah, kompleks mesjid Syuhada Lapau Talang, kawasan Pasar Lama Lubukbasung, yang menjadi sentral penjual kuliner Ramadhan, yang diawasi khusus tim Dishub Agam dan Satpol.PP Agam dibantu personil Satlantas Polres Agam.

Pantauan kaba12, beberapa lokasi pasa pabukoan yang sejak awal Ramadhan sudah mulai ramai dikunjungi warga tersebut, memang sengaja disiapkan karena sudah menjadi area rutin lokasi penjualan berbagai jenis menu pabukoan yang diminati masyarakat.

Untuk menjalin kenyamanan dan keamanan warga, Pemkab.Agam sengaja menurunkan personil Dishub Agam untuk mengamankan akses lalulilintas di seluruh titik di pasa pabukoan, didukung pengamanan oleh Satpol.PP Agam dan personil Satlantas Polres Agam.

“ Kita sudah pantau beberapa lokasi yang menjadi pasa pabukoan di wilayah Lubukbasung, bahkan, bupati Agam juga sudah memantau beberapa titik yang banyak dikunjungi masyarakat, “ ulas Rahman, Asisten I Sekab.Agam, usai meninjau pasa pabukoan Kamis kemarin.

Diharapkan, kegiatan pasa pabukoan yang kini mulai dibanjiri pengunjung itu, bisa mendorong geliat ekonomi warga, pasca pandemic covid-19 yang hingga tahun 2022 lalu, masih banyak tersekat dengan pembahasan aktivitas.

“ Mudah-mudahan tahun ini, geliat ekonomi bisa lebih baik, masyarakat juga bisa memanfaatkan moment Ramadhan dalam berusaha, “ ungkap Rahman lagi.

Pantauan kaba12, hingga hari kedua puasa Ramadhan 1444 Hijriah, walau belum sepenuhnya bergerak karena kondisi cuaca, namun di beberapa lokasi terlihat, kepadatan jalur lalulintas, dan ratusan warga mulai membanjiri pusat penjualan kuliner menu khas puasa di beberapa lokasi itu.

HARMEN

0Shares