Lubukbasung, KABA12.com — Dalam mengatasi gangguan pendistribusian air ke 800 pelanggan, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Antokan Kabupaten Agam, membutuhkan dana Rp 5 miliar untuk memperbaiki intake di Sungai Balai Badak, Nagari Batu Kambiang, Kecamatan Ampeknagari.
Menurut Direktur PDAM Tirta Antokan didampingi Divisi Teknis, Zardi, Selasa (6/8), mengatakan dana itu digunakan untuk memperbaiki intake yang rusak semenjak 10 tahun lalu dan untuk menambah jaringan pendistribusian induk di PDAM Tirta Antokan Unit Batu Kambing.
Ia mengatakan, kondisi intake di lokasi itu sangat darurat dan sekitar lokasi dibendung dengan bronjong agar air bisa masuk ke bak penampungan.
‘’Apabila debet air sungai besar, bendungan itu akan rusak dan pendistribusian air akan terganggu ke 800 pelanggan di Unit Batu Kambing, karena bendungan itu tidak bisa diperbaiki.’’katanya
Agar gangguan itu bisa teratasi, PDAM Tirta Antokan Agam telah mengusulkan perbaikan intake ke pemerintah pusat pada 2013. Namun usulan itu belum terealisasi sampai sekarang, sehingga gangguan tersebut masih terjadi.
“Kita berusaha semaksimal mungkin agar dalam waktu dekat perbaikan bisa dilakukan dan kita minta maaf kepada pelanggan dengan tidak lancarkan pendistribusian air bersih itu,” ungkapnya.
(Ardi)
