Lubukbasung,kaba12 — Pawai dan aksi turun ke jalan para siswa SMAN 2 Lubukbasung yang menyuarakan kepedulian lingkungan pada masyarakat untuk menyelamatkan bumi dari kerusakan yang semakin parah menggugah masyarakat.
Pasalnya, aksi “selamatkan bumi” yang dilakukan para siswa berseragam pramuka dengan menggelar long mark di sepanjang jalan pusat kota Lubukbasung itu, menarik perhatian banyak pihak. Bahkan, banyak yang memberi komentar positif atas kepedulian yang dibangun para siswa untuk menggugah masyarakat luas itu.

Seperti respon yang disampaikan Taufik Wahyudi, tokoh masyarakat Lubukbasung yang mengaku bangga pada siswa SMAN 2 Lubukbasung yang menggelar long mark di sepanjang ruas jalan utama kota Lubukbasung Sabtu,(2/9) sambil mengkampanyekan arti penting kepedulian lingkungan untuk menyelamatkan bumi dari kerusakan yang lebih parah.
“ Ini luar biasa, mereka menggugah masyarakat untuk peduli akan lingkungan untuk menyelamatkan bumi. Hal ini mesti menjadi perhatian kita semua. Aksi itu sangat menggugah, salut kami untuk adik-adik SMAN 2 Lubukbasung, “ungkap Taufik Wahyudi.

Apresiasi serupa disebutkan Arief Restu, kepala DLH Agam yang mengaku bangga akan kepedulian yang terbangun sejak dini oleh para siswa, terkait dengan masa keselamatan bumi dari kerusakan lingkungan yang lebih parah.
Kondisi itu, sebut Arief Restu saat ini sangat dirasakan dengan kondisi cuaca ektrem yang kerap terjadi, termasuk di wilayah kabupaten Agam, kerusakan hutan sebagai paru-paru bumi akibat aksi penebangan liar, termasuk semakin banyak tumbuhnya kegiatan usaha yang mengabaikan masalah lingkungan di berbagai daerah. “ Hal ini menjadi perhatian serius pemerintah. Kami tergugah dengan kepedulian yang dibangun para siswa itu, untuk penyelamatan lingkungan dari kerusakan, kita mesti ikut mengawasi bersama, karena dampaknya justru akan dirasakan oleh masyarakat luas, “ungkap Arief Restu lagi.
(Harmen)
