Lubukbasung, kaba12.com — Ketua DPRD Agam, Dr. Novi Irwan, S.Pd, MM mengajak Pimpinan Wilayah Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kecamatan Lubukbasung bersama membangun Kabupaten Agam yang lebih maju.
Peran semua pihak, apalagi ninik mamak menjadi penentu dalam upaya merealisasikan berbagai program pembangunan yang dirancang pemerintah. Sebagai lembaga utama, peran LKAAM diharapkan bisa lebih memaksimalkan peran masyarakat dalam mendorong kemarin.

Harapan itu disebutkan Novi Irwan, ketua DPRD Agam dalam prosesi Pati Ambalau (pengukuhan) Pimpinan Wilayah Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kecamatan Lubukbasung periode 2022-2027, di aula kantor camat Lubukbasung di Manggopoh, Kamis (31/3).
Ditambahkan, ditengah semakin beratnya tantangan dalam merealisasikan berbagai program pembangunan, dukungan dan peran aktif semua pihak justru jadi penentu.

Untuk itu, Novi Irwan berharap, pimpinan wilayah LKAAM Kecamatan Lubukbasung yang baru dilantik bisa memberikan kontribusi postif bagi Lubukbasuang dalam berbagai aspek, tidak hanya dalam kegiatan pembangunan, juga dalam peningkatan pendidikan dan ekonomi anak kemenakan, agar muncul sebagai generasi masa depan terbaik, penentuan kemajuan.
Ditambahkan ketua DPRD Agam itu, Kecamatan Lubukbasung memiliki potensi khusus sebagai pusat pendidikan, mulai dari TK sampai universitas, pusat bisnis, perkebunan, wisata dan pusat pemerintahan daerah.
Novi Irwan mengajak, LKAAM bekerjasama untuk kemajuan ibukota Kabupaten Agam dibawah kepemimpinan Andri Warman sebagai Bupati Agam yang didukung seluruh Forkopimda dan masyarakat Agam.

Secara khusus Ketua DPRD Agam menyebutkan, tiap nagari dan kecamatan di Kabupaten Agam mempunyai dinamika dan masalah yang baragam. Menurutnya hal itu sesuai dengan pepatah adat tempo dulu yang berbunyi :
Sikikih dalam sangkak
Gigilo mencotok sajo.
Kok kamanakan salah langkah jo tagak.
Tolong dek niniak mamak membinanyo.
Kereta dari ujung guguak.
Peranti tantang pakan baso.
Angan lapeh paham kami tatumbuak.
Tolong dek Inyiak Mamak mimbingnyo.
Tambilang dibaliak lansek
Tasisik di lambai-lambai
Tambilang sado nan dapek.
Nantinga untuk mamak kami nan jauh labiah pandai.
“Kabupaten Agam nan baragam, masyarakat yang kritis dan dinamis, tentu sebagai kamanakan juga harus banyak baraja ka inyiak mamak dan bundo kandungan untuk arif, bijak dan adil dalam bersikap serta mengabdi untuk kemajuan masyarakat disamping pembangunan fisik, DM, ekonomi dan pelayanan pada masyarakat serta penguatan adat agama,” harapnya.
Ditambahkan, dalam setiap kegiatan pembangunan di Kabupaten Agam, tidak terlepas dari peran niniak mamak,”kita berharap ninik mamak bersinergi dengan pemerintah daerah dalam pembangunan Kecamatan Lubukbasung dan Kabupaten Agam,” harapnya.
HARMEN
