Pasca Tubo Belerang, Produksi Pensi di Danau Maninjau Menurun

Maninjau, kaba12.com — Selain Rinuak, ternyata Pensi juga menjadi unggulan dan merupakan hewan jenis kerang endemik di Danau Maninjau, kecamatan Tanjung Raya.

Namun, pasca tubo belerang yang menyerang danau Maninjau, keberadaan pensi memang agak sulit ditemukan.

Bukan hanya pensi, ikan-ikan Danau Maninjau pun juga mati.

Seperti diungkap, Sutan Idris, salah seorang pencari pensi di kawasan Danau Maninjau, di daerah Koto Kaciak.

Dikatakan biasanya dalam satu hari ia bisa mendapat 8 belek atau 160 liter.

Namun, setelah tubo belerang, ia hanya mendapatkan 1 belek atau setara dengan 20 liter dalam satu hari.

“Pensi yang didapat dijual Rp.10.000 perliter kepada pembeli yang mengolah pensi dan menjajakan di jalanan sekitar Danau Maninjau,”ungkapnya.

Ia memprediksi kalau belerang tidak naik, keberadaan pensi akan banyak beberapa bulan ke depan.

“Diawal tahun, belerang telah satu kali naik. Mungkin kalau tidak naik lagi pensi akan banyak kembali,” ujarnya.

(virgo/*)

0Shares