Matur, kaba12.com — Pasca hujan sejak sejak Minggu pagi hingga Senin malam memicu serentetan musibah di kecamatan Matur.
Informasi yang dihimpun kaba12.com dari Lukman Syahputra, staf Pusdal Ops BPBD Agam menyebutkan, dampak hujan lebat memicu serangkaian musibah tanah longsor dan amblas di nagari Matua Hilia, kecamatan Matur.
Dijelaskan Lukman, material longsor menutupi badan jalan di Jorong Labuang Lurah Taganang, Nagari Matua Hilia sebanyak 3 titik, material Longsor menutupi badan jalan di Jorong Matua Katiak, Nagari Matua Hilia sebanyak 7 titik, bibir jalan terban di Jorong Matua Katiak, Nagari Matua Hilia sepanjang 40 Meter dengan kedalaman 150 meter.
Ditambahkan, material longsor juga menutupi badan jalan di Jorong Aia Taganang, Nagari Matua Hilia sebanyak 5 titik, juga dam pengaman jalan di Jorong Aia Taganang, Nagari Matua Hilia ambruk sepanjang 30 meter.
Selain itu,bibir jalan amblas di Jorong Aia Taganang, Nagari Matua Hilia sebanyak 2 titik sepanjang 10 meter dan 25 meter, bahkan material longsit juga menimbun sawah warga seluas 4 hektar, bahkan membawa pohon besar, ” curah hujan tinggi dengan itensitas cukup lama jadi pemicu utama,” sebut Lukman Syahputra.
Langkah penanganan yang dilakukan BPBD Agam berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, nagari, KSB Matua Hilia dan masyarakat untuk penanganan dengan gotong royong, setelah dilakukan penanganan.
Untuk pembersihan lebih lanjuta, Satgas BPBD Agam bersama PUTR Agam, pemerintah kecamatan, nagari dan KSB Matua Hilia melakukan pembersihan dengan gotong royong dan menggunakan alat berat, ” pembersihan material longsor dihentikan sementara waktu karena hujan lebat dan kondisi pebukitan yang rawan, dan akan dilanjutkan besok,” ulas Lukman.
Dampak curah hujan tinggi sejak Minggu kemarin, memicu beragam musibah di banyak wilayah kabupaten Agam terutama longsor dan banjir.
HARMEN
