Pasca Banjir Bandang Susulan di Sungai Rangeh, 3 Bangunan Hancur- 1 Mushala Rusak Berat

Bayua, KABA12 — Pasca banjir bandang susulan yang menerjang Jorong Sungai Rangeh, Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam mengakibatkan 3 bangunan hancur dan 1 mushala rusak berat.

Ketiga bangunan yang hancur tersebut yakni 2 bangunan rumah warga dan 1 sekolah taman kanak- kanak (TK).

Pantauan KABA12, Sabtu (9/12) dilokasi, material lumpur, batu, dan pohon kayu menerjang pemukiman warga dan menimbun badan jalan sepanjang 100 meter dengan tinggi sekitar 1 meter.

Ketua KSB Nagari Bayua, Hendra Suhanda menyebutkan, banjir bandang susulan terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang melanda sejak Jumat (8/12) sore hingga malam sehingga membuat aliran air sungai dan material meluap.

“Banjir bandang susulan kali ini berdampak cukup parah, yakni ada 3 bangunan yang hancur, 1 mushala rusak berat, 2 rumah rusak sedang, dan puluhan rumah terendam lumpur,” ujarnya kepada KABA12, Sabtu.

Selain berdampak pada pemukiman, banjir bandang kali ini juga merusak areal pertanian dan tambak ikan milik warga. Tercatat ada puluhan pemilik sawah dan tambak ikan yang melaporkan lahannya terdampak banjir bandang.

Saat ini, lanjutnya warga bersama petugas gabungan dari BPBD, TNI/Polri, PMI, KSB, nagari, dan relawan lainnya melakukan pembersihan sisa material dan dibantu dengan alat berat excavator milik BWS Sumatera V Padang.

“1 alat berat milik BWS sudah bekerja sejak pagi tadi membersihkan material banjir bandang di lokasi kejadian,” katanya.

Sementara itu, Perangkat Nagari Bayua, Rino Fernando mengatakan ratusan warga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat dan kantor Walinagari Bayua akibat banjir bandang yang melanda Jorong Sungai Rangeh.

“Ada sekitar 100 warga Jorong Sungai Rangeh yang mengungsi tadi malam, baik di kantor walinagari maupun di rumah kerabat mereka,” jelasnya.

(Bryan)

0Shares