Maninjau, kaba12 — Pasca banjir bandang yang melanda wilayah Jorong Kurambik, Nagari Koto Gadang, Kecamatan Tanjung Raya, Jumat, (31/3) lalu, tim gabungan BPBD Agam masih melakukan pembersihan material dampak banjir dan normalisasi aliran sungai Batang Kurambik.
Pembersihan material banjir besar yang merusak setidaknya 11 rumah warga setempat itu menggunakan alat berat, didukung personil gabungan BPBD Agam, DPUTR Agam, pemerintah nagari dan kecamatan Tanjung Raya, yang sejak Sabtu kemarin sudah melakukan proses pembersihan.
Menurut Bambang Warsito, kepala BPBD Agam, proses pembersihan material banjir di kawasan terdampak banjir bandang pekan tersebut, terutama dengan penyingkiran material batu-batu besar dan kayu-kayu yang dihanyutkan banjir.

Penanganan dampak bencana, dengan normalisasi aliran sungai sepanjang 1 KM itu, dilakukan dengan pembersihan aliran sungai menggunakan alat berat DPUTR Agam karena banjir bandang diduga akibat pendangkalan aliran sungai karena sudah penuhi bebatuan dan kayu-kayu besar yang hanyut, dan perlu ditata ulang dari aliran yang tersekat batu-kayu dibersihkan.
“ Langkah penanganan ini, diharapkan bisa mengantisipasi potensi banjir susulan akibat meluapnya aliran sungai Batang Kurambik, di Jorong Kurambik, Nagari Koto Gadang, “ ungkap Bambang Warsito lagi.
Sementara, informasi yang diperoleh kaba12, proses pembersihan material lumpur dan batu-batu yang memenuhi pemukiman penduduk sudah digelar sejak Sabtu kemarin, dimana warga yang terdampak sudah kembali ke rumah masing-masing, setelah material banjir dibersihkan petugas.
HARMEN
