Maninjau, KABA12 — Rutan Kelas IIB Maninjau, Kabupaten Agam melaksanakan panen raya ikan nila dan lele hasil budidaya perikanan di keramba jaring apung milik rutan, Kamis (15/1).
Kegiatan panen raya ini dilaksanakan secara serentak di seluruh UPT Pemasyarakatan, Kemenimipas di Indonesia sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
Khusus di Rutan Maninjau, panen raya tersebut diikuti oleh jajaran pegawai rutan dan warga binaan, yang menghasilkan total 378 kilogram ikan nila dan lele. Rinciannya 200 kilogram ikan nila dan 178 ikan lele.

Kepala Rutan Maninjau Joko Prayitno mengatakan bahwa kegiatan budidaya perikanan ini merupakan salah satu bentuk pembinaan kemandirian dan tanggung jawab bagi warga binaan.
“Seluruh warga binaan di Rutan Maninjau dilibatkan secara aktif dalam pembinaan kemandirian ini, mulai dari proses pemeliharaan hingga panen, sehingga diharapkan dapat memberikan keterampilan yang bermanfaat setelah mereka kembali ke masyarakat,” ungkapnya.
Ia menegaskan, panen raya tersebut merupakan hasil kerja keras dan sinergi antara petugas dan warga binaan dalam mendukung program ketahanan pangan.

“Panen raya ini menjadi bukti bahwa pembinaan di Rutan Maninjau berjalan dengan baik. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga memberikan bekal keterampilan dan menumbuhkan rasa tanggung jawab bagi warga binaan,” ujarnya.
Joko menambahkan, hasil panen ikan nila dan lele tersebut akan dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi internal rutan serta mendukung operasional pembinaan, sehingga memberikan manfaat berkelanjutan bagi seluruh pihak.
Melalui kegiatan ini, pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan produktif yang sejalan dengan kebijakan pemasyarakatan dan program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
“Kami berkomitmen untuk menghadirkan pembinaan yang humanis, produktif dan berkelanjutan, sejalan dengan tujuan Pemasyarakatan dalam membentuk warga binaan yang lebih baik ketika sudah kembali ke masyarakat,” jelasnya.
(Bryan)
