Jakarta, kaba12 — Dinilai optimal dalam mendukung gerakan transisi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke Sekolah Dasar (SD) Yang Menyenangkan, Ny.Yeni Andri warman selaku Bunda PAUD Kabupaten Agam meraih penghargaan khusus dari Kemendikbud.RI tahun 2023.
Penghargaan khusus yang diserahkan Ibu Negara Ny.Iriana Joko Widodo di Jakarta,Rabu, (8/11) merupakan apresiasi khusus pemerintah pusat pada Bunda PAUD Kabupaten Agam terkait dengan program tersebut untuk kategori kabupaten-kota non tertinggal di Indonesia.
Mengutip amcnews.com Ibu Negara Iriana Joko Widodo menyebutkan, pemerintah Indonesia memberi apresiasi dan penghargaan yang tinggi pada Bunda PAUD di seluruh Indonesia atas kerja keras dan dukungan optimal yang dilakukan dalam memperkuat gerakan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan seperti yang diprogram Kemendikbud.Ristek RI.

“Kami sangat berbangga, karena sejak diluncurkannya gerakan ini, antusiasme di berbagai daerah di Indonesia sangat tinggi. Semakin banyak kegiatan sosialisasi yang dilakukan untuk membuka wawasan masyarakat terkait gerakan ini,” ungkap Iriana.
Disisi lain, menurut Nadiem Makarim Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), apresiasi yang diberikan merupakan penghargaan kepada seluruh Bunda PAUD di Indonesia yang berperan aktif dalam mendukung gerakan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan.

“Kami memberi apresiasi dan terimakasih atas kepedulian Bunda PAUD untuk bergerak bersama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di satuan pendidikan yang ada di Indonesia,” ujar Nadiem Makarim.
Buah Kerja Keras Bersama
Sementara Ny.Yeni Andri warman Bunda PAUD Agam menyebutkan, penghargaan yang diraih tersebut, merupakan hasil kerja keras bersama Disdikbud.Agam melalui Pokja PAUD dalam menggiatkan penerapan gerakan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan di Kabupaten Agam.

“Ini berkat kerja keras kita semua. Penghargaan ini, mesti menjadi motivasi bagi kita untuk terus memaksimalkan penyuluhan kepada orang tua tentang PAUD, karena pendidikan usia dini sangat penting dalam membentuk dan menguatkan karakter serta kemampuan anak untuk menjadi generasi yang cerdas dan tangguh dimasa depan, “ ulasnya.
Diharapkan,seluruh satuan pendidikan dapat menerapkan pembelajaran yang fokus pada 6 aspek kemampuan fondasi anak yakni, kognitif, bahasa, motorik, sosial, seni, dan lingkungan.
-HARMEN-
