Manggopoh, kaba12.com — Open turnamen olahraga tahunan cabang olahraga futsal yang digelar pemerintah nagari Manggopoh, kecamatan Lubukbasung berjalan sukses. Dalam partau final yang digelar Senin,(30/11), tim fustsal jorong Balai Satu Manggopoh berhasil keluar sebagai juara I disusul tim jorong Anak Aia Dadok meraih juara II dan tim futsal jorong Padang Tongga meraih gelar juara III.
Open turnamen futsal memperebutkan piala walinagari Manggopoh itu, ditutup secara resmi oleh Ridwan, AMd, Walinagari Manggopoh di lapangan futsal jorong Padang Tongga, didampingi walijorong dan tokoh masyarakat setempat.
Menurut Frenky, ketua panitia pelaksana open turnamen olahraga tahunan nagari Manggopoh menggelar berbagai pertandingan diantaranya cabang olahraga tenis meja, takraw dan futsal yang ditutup walinagari Manggopoh Senin.
“ Alhamdulillah, seluruh rangkaian pertandingan berjalan aman, tertib dan lancar dan apresiasi masyarakat sangat tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian pertandingan yang digelar, “sebut Frenky lagi.

Sementara Walinagari Manggopoh Ridwan, usai menyerahkan piala bagi para juara open turnamen yang digelar, mengaku bangga dan berterimakasih pada panitia pelaksana yang sudah bekerja optimal dalam melaksanakan seluruh kegiatan yang digelar sampai acara selesai.
Disebutkan Ridwan, event olahraga yang sengaja digelar pemerintah nagari Manggopoh secara rutin setiap tahun merupakan salah satu program pemerintah dalam mendorong pengembangan potensi yang dimiliki masyarakat, khususnya para generasimuda dalam bidang olahraga.
Bahkan, diyakinkan Ridwan, event yang digelar merupakan bagian dari ajang peyaluran bakat dan kemampuan termasuk ajang pencarian bibit pemain olahraga asal Manggopoh yang nantinya bisa bersaing dalam berbagai event bergengsi ditingkat yang lebih tinggi.

“ Kita berharap, event ini, bisa menyalurkan energy positif seluruh generasimuda dalam meraih prestasi, khususnya dalam bidang olahraga. Kami bersama seluruh jajaran pemerintah nagari akan selalu mensupport kegiatan masyarakat, baik olahraga, seni tradisi dan potensi yang dimiliki generasimuda lainnya, “tegas Ridwan lagi.
HARMEN
