Objek Wisata Padat Pengunjung, BPBD Agam Siaga Penuh

Lubukbasung, kaba12 — Berbagai objek wisata di kabupaten Agam hingga Senin, (24/4) semakin ramai dikunjungi para pengunjung yang berdatangan dari berbagai daerah di Sumatera Barat. Padatnya jumlah pengunjung itu membuat para petugas, termasuk tim BPBD Agam harus bekerja ekstra memantau aktivitas warga di berbagai lokasi objek wisata tersebut.

Informasi yang dihimpun kaba12, dari WAG Wartawan Siaga Bencana BPBD Agam disebutkan, mayoritas objek wisata andalan kabupaten Agam, terutama kawasan Pantai Pasie Tiku, Tanjung Mutiara, kawasan Loebas Wisata, objek wisata Muko-Muko, LInggai Park, Gasang, di Tanjung Raya, kawasan kelok 44, Ambun Pagi, Puncak Lawang, Lawang Park di kecamatan Matur, semakin padat.

Kondisi serupa diinformasi juga terjadi di kawasan objek pemandian Balingka, IV Koto, wisata Sajuta Janjang, Kawasan Sungai Tanang, Banuhampu, kawasan wisata Bantoroyo, Tilatang Kamang, kawasan wisata Sungai Janiah, Baso dan berbagai objek wisata lain di kabupaten Agam yang hari ke-3 lebaran Idul Fitri tahun ini semakin ramai dikunjungi.

Hal itu dibenarkan Bambang Warsito, kepala BPBD Agam yang secara marathon terus melakukan pemantauan perkembangan kondisi di lapangan, terutama upaya mengantisipasi dampak terhadap para pengunjung objek wisata.

Disebutkan Bambang Warsito, hasil pemantauan di lapangan, seluruh objek wisata yang berada dalam pengawasan dan pemantauan unsur tim gabungan Pemkab.Agam kondusif, tidak ada hal-hal yang berpotensi merugikan warga dan pengunjung termasuk kejadian kebencanaan.

“ Mudah-mudahan kondisi aman dan nyaman terus terbangun, sehingga warga dan para perantau yang menikmati berbagai keunggulan objek wisata kabupaten Agam bisa merasa puas, “ ungkap Bambang Warsito.

Informasi yang diperoleh kaba12, lonjakan pengunjung di berbagai objek wisata di wilayah kabupaten Agam itu sudah terlihat sejak Minggu kemarin, pasca hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah Sabtu,(22/4) kemarin, apalagi jumlah perantau yang pulang kampung tahun ini, sangat tinggi.

HARMEN

0Shares