Lubukbasung, kaba12 — Ketua TP. PKK Agam Ny. Yenny Andri Warman prihatin dengan adanya kasus penemuan bayi di salah satu rumah warga di kompleks perumahan Batu Galeh II, Monggong, Lubukbasung, Kamis, (16/3) malam lalu.
Ny. Yenny Andri Warman sendiri mengaku memberi apresiasi seluruh unsur terkait di Pemkab. Agam langsung bergerak membantu menangani bayi terlantar itu, baik dari kompleks, RSUD Lubukbasung, Polres Agam, Dinsos Agam, Dalduk-KB- PP-PA Agam, bahkan Sekab. Agam dan Ketua DPW Agam meninjau langsung bayi terlantar itu ke rumah sakit sesuai instruksi Bupati Agam.
” Ini wujud perhatian dan kepedulian kita di kabupaten Agam yang sangat besar terhadap masalah-masalah sosial, termasuk masalah perlindungan anak, ” ungkap Ny. Yenny.

Bahkan, selaku ketua TP. PKK Agam, Bunda PAUD dan seorang ibu, dia mengaku prihatin dan terenyuh mendapat informasi adanya penemuan bayi tersebut.
” Alhamdulillah, bayi mungil dan lucu ini, bisa segera ditangani dengan baik dan masih dirawat di rumah sakit, kami berterimakasih atas semua perhatian dan kepedulian yang diberikan. Inilah Rang Agam, yang selalu membangun peduli pada sesama, ” ungkapnya.
Hal itu disebutkan Ny. Yenny Andri Warman, ketua TP. PKK Agam saat meninjau kondisi bayi yang ditemukan warga di kompleks perumahan Batu Galeh II di RSUD Lubukbasung, Senin, (20/3) usai meninjau sang bayi.
Disebutkan, pihaknya bersama bupati Agam saat penemuan sang bayi, sedang berada di Bengkulu dan membahas masalah itu bersama bupati Agam, ” kami ikut prihatin akan kondisi ini, ” ulasnya.
Ny. Yenny yang didampingi sekretaris TP.PKK Agam Ny. Susi Rahman dan Kadinas Sosial Agam Rahman Artati berharap, kondisi sang bayi bisa segera pulih dan tidak lagi dirawat di inkubator.
Bahkan, ketua TP.PKK Agam itu, berharap Dinsos Agam menangani masalah penemuan bayi itu hingga tuntas, sampai ada pihak yang bersedia dengan ikhlas mengadopsi hingga proses administrasinya tuntas.

” Kami juga akan memantau perkembangan penanganan terhadap sang bayi, karena hal itu menjadi tanggungjawab bersama, tanggungjawab negara dan tidak ada anak yang terlantat di kabupaten Agam, ” tegasnya serius.
Kasus penemuan bayi terlantar yang mendapat perhatian luas banyak pihak itu, juga menjadi catatan khusus ketua TP.PKK Agam terutama dalam pengawasan anak mengantisipasi terjadinya kasus serupa kelak.
HARMEN
