Maninjau,kaba12 — Proses pengerukan dan normalisasi aliran sungai di berbagai titik di wilayah terdampak bencana di kecamatan Tanjung Raya terus dikebut. Alat berat yang diterjunkan di berbagai lokasi, terus melakukan proses pembersihan material banjir bandang dan tanah longsor yang banyak menutupi aliran sungai dan kawasan pemukiman.
Upaya penanganan dampak bencana yang terus dikebut tim gabungan penanganan bencana Kabupaten Agam, khususnya di kawasan Jorong Pasa Maninjau, di alur aliran sungai Muaro Pisang yang mengalami pendangkalan akibat tumpahan material banjir bandang.

Saat ini, jalur aliran sungai mulai dari kawasan awas Pasa Maninjau, sampai ke kawasan muara sudah lebih dalam, tim gabungan menggunakan alat berat, setiap hari mengangkut material batu-batu dan tanah yang menimbun badan jalan dan badan sungai dalam proses pembersihan.
Kondisi serupa juga dilakukan di kawasan Sungai Rangeh, Nagari Bayua, proses normalisasi dilakukan mulai dari hulu sungai yang semakin membesar akibat banjir bandang, termasuk di kawasan Sungai Batang dan berbagai titik lain, yang menjadi kawasan terdampak cukup parah akibat bencana hidrometeorologi tahun lalu.
Camat Tanjung Raya Al-Hafidz dan Kapolsek Tanjung Raya AKP.Muzakar kepada kaba12 secara terpisah menyebutkan, proses pembersihan material banjir bandang dan tanah longsor masih terus dikebut oleh petugas gabungan dengan mengerahkan alat berat di berbagai titik.

Disebutkan, saat ini proses pembersihan sepenuhnya mengandalkan alat berat, karena diarahkan untuk pembersihan material banjir bandang yang menimbun areal pertanian, aliran sungai dan kawasan pemukiman warga, “kita berharap, proses pembersihan di berbagai titik utama, bisa segera tuntas, sehingga upaya penanganan bisa berlanjut dengan tahapan pemulihan lainnya, “sebut Al Hafizd.
Sementara, menurut AKP.Muzakar, selain proses pembersihan material banjir bandang yang memenuhi areal pemukiman,normalisasi aliran sungai dan kawasan lain, petugas TNI-Polri juga terus bergerak menuntaskan pembersihan berbagai sarana terdampak, termasuk pembersihan akses jalan.

Selain itu,pengawasan dan pengamanan di lapangan, masih terus diintensifkan pihaknya,mengingat di beberapa titik ruas jalan, masih diberlakukan buka tutup akses, karena tengah dilakukan pembersihan dan pengangkutan material dampak banjir bandang, baik di kawasan Pasa Maninjau, kawasan kelok-kelok, di kawasan Sungai Rangeh, Sungai Batang dan beberapa lokasi lain.
(HARMEN)
