Kaba Agam
Nofrizon Siapkan Event Besar di Salingka Danau, Dorong Trauma Healing,Gairahkan Wisata Maninjau
Lubukbasung,kaba12 — Dorong gairah wisata dan trauma healing pasca bencana yang melanda wilayah Kecamatan Tanjung Raya, H.Nofrizon, S,Sos,MM, Sekretaris Komisi III DPRD Sumbar, siapkan event akbar gowes salingka danau yang dijadualkan berlangsung sekitar bulan November 2026 mendatang.
Event Gowes Salingka Danau 2026, yang diyakini sebagai salah satu event besar di Sumatera Barat,diyakini akan membangunkan kembali gairah warga untuk beraktivitas setelah cukup lama bergelut dengan bencana, termasuk untuk mendorong kembali hidupnya kegiatan wisata di Salingka Danau Maninjau.
Rencana event itu, langsung dibahas di kediaman H.Nofrizon, di Sungai Rangeh, Bayua, bersama Sekdaprov. Sumbar Arry Yuswandi,Kadispora Sumbar Mahdianur,SH,SE,MM,Sekretaris DPRD Sumbar Meirizon, Asisten III Sekab.Agam Satria,S,Sos,MSi, Kadisparpora Agam Kasman Zaini dan Camat Tanjung Raya Al-Hafizd yang merespon positif rencana tersebut.
Disebutkan Nofrizon, pihaknya akan mencari solusi dan mendorong terealisasinya rencana tersebut, tidak hanya sebagai upaya menggairahkan kembali aktivitas ekonomi warga,mendorong kembali hidupnya kegiatan wisata, termasuk sebagai bagian dari trauma healing yang akan melibatkan seluruh penyintas bencana di Tanjung Raya.
“Kita akan merealisasikan hal itu, kami berharap seluruh pihak terkait memberi dukungan, “sebut Nofrizon.
Hal itu langsung disambut positif Sekdaprov.Sumbar Arry Yuswandi dan Kadispora Sumbar Mahdianur, apalagi Asisten III Sekab.Agam Satria dan Kasman Zaini,Kadisparpora Sumbar yang menyebut, event tersebut akan sangat berdampak positif bagi masyarakat.
“Kita siap memberi dukungan dan berupaya mendorong hal itu terealisasi, “sebut Sekdaprov.Sumbar dan Kadispora Sumbar berbarengan.
Event bersepeda yang sudah lebih dar 10 tahun tidak lagi terlaksana di Sumbar, khususnya di Kabupaten Agam yang menggunakan rute jalan propinsi ruas Lubukbasung-Padanglua, termasuk di salingka danau Maninjau itu, menjadi salah satu harapan untuk mendorong kembali hidupnya berbagai aktivitas warga di wilayah terdampak bencana itu.
(HARMEN)