Tiku, kaba12 — Dampak curah hujan tinggi yang melanda wilayah Kecamatan Tanjung Mutiara memicu banjir di berbagai lokasi. Yang terdampak cukup parah, adalah wilayah Nagari Tiku V Jorong, yang saat ini terisolasi akibat genangan air yang memenuhi areal perkebunan dan pemukiman warga.
Informasi yang diperoleh kaba12 dari Edo Aipa Pratama, Camat Tanjung Raya, kawasan terdampak banjir di wilayah Nagari Tiku V Jorong, terutama di Dusun Antokan, Jorong Muaro Putuih yang terisolir karena ada beberapa titik banjir di jalan sedalam sekitaran 50-100cm sehingga tidak bisa dilalui kendaraan.
Disebutkan, sekitar 10 KK masih terisolir dan mengungsi di rumah kepala Dusun Antokan dan beberapa rumah warga sekitar yang berada di ketinggian, dan sebagian lain sudah di evakuasi dg bantuan mobil lowder dr PT Mutiara Agam ke rumah h keluarga terdekat.

Kemudian di Jorong Masang dan Gadih Angik, ruas jalan di beberapa titik tergenang banjir hingga ketinggian 2 meter di atas permukaan jalan, “banyak warga yang harus dievakuasi segera, namun belum terlaksana karena tidak ada armada pengangkut, terutama speedboat untuk mengevakuasi warga, “jelasnya.
Saat ini, pihaknya masih menunggu bantuan dari 15 personil TNI AL berikut perahu karet dan truk bantuan dari Lantamal AL Padang, atas inisiatif tokoh masyarakat dengan pihak Lantamal Padang yang direspon untuk segera menurunkan bantuan.

“Bantuan permakanan untuk warga terdampak banjir dari Dinsos Agam sudah diturunkan dan dibagikan. Untuk makan warga terdampak malam ini sudah aman,terutama untuk warga di Dusun Antokan, diangkut menggunakan lowder milik PT.Mutiara Agam, “sebut Edo Aipa Pratama.

Ditambahkan, hingga saat ini aliran listrik di wilayah Tiku V Joron, khususnya di Jorong Masang Timur, sudah 2 hari putus, sehingga warga kesulitan untuk beraktivitas, termasuk untuk komunikasi dan memasak air bersih, “kita sudah berkoordinasi dengan pihak PT.PLN, namun hingga kini belum ada respon, “tegas Camat Tanjung Mutiara itu.
(HARMEN)
