Nagari Koto Kaciak Bakal Gelar Alek Buru Babi Sumatera-Jawa

Koto Kaciak, KABA12.com — Persatuan Olahraga Buru Babi (PORBBI) Nagari Koto Kaciak, Kabupaten Agam bersama Yayasan Hutan Lestari Indonesia (YHLI) akan menggelar iven alek buru babi tingkat Sumatera dan Jawa, Mei 2023 mendatang.

Ketua YHLI, Ardedi Tanjung mengatakan, selain menggelar alek buru babi bagi para pemburu, YHLI bersama PORBBI Koto Kaciak juga mengadakan penanaman seribu pohon produktif di kawasan hutan di nagari setempat, sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan.

“Alek buru babi nanti akan diikuti oleh puluhan tim dari berbagai provinsi di wilayah Sumatera dan Jawa. Para peserta juga akan mengikuti kegiatan penghijauan yakni penanaman seribu pohon produktif,” ujarnya kepada KABA12.com, Kamis (16/2).

Ia menjelaskan, kedua iven tersebut nantinya akan digelar pada Minggu, 14 Mei 2023 di Nagari Koto Kaciak. Kegiatan itu menurutnya merupakan upaya dalam memberantas hama babi yang selalu merusak tanaman para petani. Sekaligus untuk mempererat silaturahmi antar pecandu buru babi di Sumbar dan luar daerah.

“Iven ini digelar sekaligus untuk mendukung program Visit Beautiful West Sumatra 2023, sehingga dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Sumbar umumnya, dan Agam khususnya,” kata Ardedi.

Selain itu, pihaknya juga akan membagikan bibit tanaman produktif kepada para anggota PORBBI Nagari Koto Kaciak yang nantinya ditanam di lahan masing-masing, dan akan berbuah dalam waktu 3 sampai 5 tahun kedepan.

“Kita akan bagikan beberapa jenis bibit tanaman produktif kepada anggota PORBBI Koto Kaciak, seperti durian, alpukat, dan lainnya,” katanya.

Sementara Walinagari Koto Kaciak, Syawaldi menambahkan, pihaknya mendukung penuh pelaksanaan alek buru babi yang diselenggarakan oleh PORBBI Koto Kaciak bekerjasama dengan YHLI.

Menurutnya, dengan adanya iven buru babi maka akan mengurangi hama yang menggangu tanaman warga.

“Kita sangat mendukung kegiatan itu. Karena selain dapat memberantas hama pertanian, iven itu nantinya juga akan dapat meningkatkan usaha UMKM di Koto Kaciak,” jelasnya.

(Bryan)

0Shares